Istilah penguasa-pengusaha
Pengertian dari istilah itu sebenarnya belum jelas benar Laporan utama ini mencoba bersifat deskriptif semata-mata tentang fenomen yang paling menarik di Indonesia sekarang pertautan Angkatan Bersenjata dengan usaha swasta. Perubahan fenomena itu paling nyata dalam diri Brigjen Sofjar seorang tohoh usaha swasta dan tokoh militer sekaligus seorang Ketua Kamar Dagang dan sekaiigus Kepala Staf Kostrad. Tapi laporan utama ini tidaklah hanya membatasi diri dengan peran Brigjen Sofjar, meskipun hasil wawancara dengan tokoh ini kami letakkan secara limsus. George Yunus Adicondro juga mengadakan wawancara singkat (hanya beberapa menit) dengan Letjen Mologinta, pada penutupan Kursus Pembinaan Usahawan bulan lalu. Perwira tinggi ini tokoh utama dalam Tri Usaha Bhakti.
Adicondro, dengan laporannya kali ini, terpaksa harus dibatasi oleh kesempatan dan kesempitan (ruang) Tidak semua aspek dari masalah hangat ini bisa disajikannya - sampai-sampai sebuah bagian yang melukiskan usaha pengelompokan kembali perusahaan-perusahaan Angkatan Darat di bawah payung Yayasan Kartika Eka Paksi sebuah gagasan KASAD Jend. Umar Wirahadikusumah, terpaksa tak bisa dimuat. Lain kali hal itu akan kami beritakan di TEMPO.
Ralat.
TEMPO 27 Januari, rubrik Pendiidikan halaman 29 kolom 2 baris ke-11 dan seterusnya sebenarnya merupakan artikel tersendiri dengan judul: "LBH Pendidikan, sedang foto susetyo adalah milik artikel sebelumnya.
