Madrasah dan pesantren swasta di jawa timur yang statusnya telah dinegerikan cenderung kembali keasalnya. Komposisi kurikulum pelajaran agama dan umum dari departemen agama kurang disetujui.
Pembangunan SD inpres di kabupaten bogor diserahkan lewat
kepala desa, gara-gara para pemborong gegabah dalam mutu bangunan. Di pasireurih, lokasi bangunan tak sesuai karena campur tangan camat. (pdk)