Mereka yang mengancam ford
Itu salah satu kegiatan kaum hippie Amerika pimpinan Charles Manson. Namun lelaki penjahat ini sangat jengkel bila orang menyebutnya hippie. Dari masa mudanya, Charlie terlalu banyak berurusan dengan hamba hukum. Harusnya dia belajar di sekolah tapi minggat, mencuri mobil dan ikut merampok. Pada umur 20 tahun ia sudah mencicipi rumah penjara dan setelah dilepaskan kembali lagi karena penyakitnya mencuri mobil kambuh lagi. Ia mempersunting seorang gadis Virginia, Rosaline Jean Willis. Sebentar saja wanita ini bersanding dengan suaminya. Habis punya seorang anak, Charlie pergi ke Los Angeles. Yang dinaikinya mobil curian dan tidak lama kemudian ia harus kembali ke penjara lagi. Begitu keluar dari penjara tahun 1967 Charlie mulai kumpul-kumpul dengan gadis-gadis belasan tahun.
Gadis-gadis anak buah Charlie semuanya histeris dan pengkhayal. Itu menurut penilaian ahli jiwa San Francisco yang pernah bertenu dengan mereka. Di mata- gadis-gadis asuhannya, Charlie adalah seorang pendeta yang serba nampu dan serba tahu. Bagaimana membina anak-anak ini? Bagi yang baru masuk, Charlie mengajaknya main seks sepanjang hari. Kalau tidak dengan Charlie, bisa juga dengan lelaki lain. Tujuannya untuk menghancurkan kebiasaan gadis-gadis itu sebelum masuk ke lingkungannya.
Charlie merasa ia seorang pengusaha. Ia bangga punya 3000 orang anak buah. Seorang diantaranya memberikan satu piano besar yang kemudian ditukarkan dengan sebuah truk untuk mengangkut selir-selirnya ke Kalifornia Selatan. Filsafat Charlie sedikit membingungkan tapi hebatnya bukan main. Semua yang ada di dunia ini milik bersama. Jadi bisa ada pembagian kekayaan tapi tidak boleh ada pencurian. Semua manusia adalah bagian dari kesatuan yang homogen dan mistik. Dus tidak ada kematian sejati. Ajaran ini ditanamkan pada gadis-gadis berambut panjang yan selalu setia bersama Charlie.
Dr. David Smith yang mendirikan Klinik Haight-Ashbury secara pribadi mengadakan pengamatan terhadap Manson dan "keluarga"nya, yang sering datang ke klinik tersebut. Pengamatan itu dilakukan bukan atas dasar hubungan dokter dengan pasien tapi lebih bersifat pengamatan pribadi. Menurut David Smith, kelompok Charlie tidak seperti kelompok yang pernah dilihatnya. Mereka menyatakan diri sebagai satu keluarga dan tidak bisa seenaknya tukar pasangan.
Gadis pendatang yang baru saja menginjakkan kakinya ke kelompok Charlie umumnya masih punya moral. Nah ini yang terutama diperhatikan Charlie. Cara menghancurkannya mudah saja. Lewat seks. Gadis-gadis ini diharapkan mau berhubungan seks dengan lelaki siapa saja di sekitar mereka. Kapan saja. Jika tidak mau, mereka merasa bersalah.
Gentayangan.
Dr. Roger Smith, seorang ahli kriminologi juga mengadakan kontak pribadi dengan Charlie yang keluar dari penjara tahun 1967. Roger berpendapat bahwa sebenarnya banyak Charlie-Charlie yang masih gentayangan. Charles Manson hanyalah satu dari sekian banyak, beberapa ratus ribu, orang yang bebas dari penjara setelah punya pengalaman yang berantakan. Sedangkan mereka belum dipersiapkan apa-apa kecuali untuk kembali ke jalanan dan berbuat yang sama bahkan lebih besar. Mereka kembali ke masyarakat tapi tidak ada tempat bagi mereka.
Salah seorang anggota kelompok Charles Manson yang kini sedang menjalani hukuman, Susan Atkins, merasa menyesal ikut terlibat dalam pembunuhan atas Sharon Tate dan enam orang lainnya. Dari penjara, wanita berumur 26 tahun ini masih menunjukkan rasa kasihannya kepada bekas atasannya. Katanya, Charles Manson orang yang tertipu dan patut dikasihani. Wawancara TV untuk nona Susan itu bisa dilakukan karena menurut peraturan yang baru di Kalifornia wartawan boleh menginterview narapidana asal yang diajak wawancara mau. Wawancara tidak hanya untuk Susan Atkins saja tapi juga terhadap Charlie yang dikurung di penjara San Quentin bulan lalu.
Wawancara dengan Susan Atkins dilakukan sebelum terjadi usaha pembunuhan terhadap Presiden Ford. Barulah dalam wawancara ini Susan mengakui bahwa ia terlibat dalam pembunuhan Sharon Tate karena otaknya tercuci dan pikirannya kacau akibat obat keras. Ketika diajukan ke sidang pengadilan nona Atkins dan dua terdakwa lainnya, Patricia Krenwinkel (27) dan Leslie Van Houten (26) menyangkal keras bahwa Charles Manson telah mencuci otak mereka. Namun Atkins berkata bahwa ia mengenal obat keras sebelum kenal Charlie dan pengalamannya didapat sebelum bertemu dengan Charlie. Saya kira Charlie orang yang patut dikasihani dan saya kira ia dalam kegelapan. Ia hanya tertipu dan cuma korban penyalah-gunaan obat keras yang bisa menimpa siapa saja", begitu kata Atkins.
Yang pertama menunjukkan ciri-ciri pembunuh Sharon Tate adalah Atkins. Sumbernya hanya karena gadis ini suka sombong dan bangga bila orang lain mau mendengar obrolannya. Waktu itu Atkins di penjara karena perkara lain. Dan kepada teman satu sel Atkins membualkan terhadap apa yang pernah dilakukannya. Dan terbongkarlah nama para pembunuh. Terus terang Atkins mengakui bahwa ia pernah "dipakai" oleh Charlie. "Tapi ingat, saya rela dipakai dan saya berani tanggung jawab", begitu ia wanti-wanti. Tate. isteri direktur film Roman Polanski dibunuh bersama tiga tamunya dan seorang lagi, pada satu malam. Dan malam berikutnya, seorang pengusaha Hollywood dan isterinya terbunuh pula. Juga oleh anak buah Charles Manson.
