• Home
  • 23 April 1977
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
  • Sains
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip
  • 23 April 1977

    Tidak Gagal Lagi

    KETIKA Persija masuk final turnamen Marah Halim Cup (disingkat Mahal Cup) 1977, hampir tak seorang yang percaya bahwa kesebelasan Ibukota ini bisa meraih gelar juara. Seorang penggemar denoan nada mantap memberi alasan: "Soalnya dalam tim tersebut ada Junaedi Abdillah sih". Junaedi Abdillah (29 tahun), berasal Ampenan, Lombok, bukan pemain jelek. Dia sebenarnya ibarat seorang dirigen merangkap tukang tembak. Jadi kurang apa lagi? Kurang nasib baik, barangkali. Dia pernah turut pre-Olimpik 1972 di Rangoon. Juga di Jakarta dalam pertandingan yang sama, di tahun 1976 - dan tim Junaedi gagal. Dalam pre-Olimpik barusan di Singapura, Jun juga sebagai pemain inti dan gagal. Di tingkat bond, ketika Jun turut dalam Persebaya yang beberapa kali nyaris jadi juara kesebelasan itu juga gagal. Tanggal 8 April yang lalu, si senterpor yang berkaos nomor 9 ini menikah. Nah, kali ini ia tidak gagal. Ia kawin dengan Tiny Cahyawaty, anak perempuan seorang perwira tinggi Hankam. Mereka berkenalan Nopember 1975. PSSI waktu itu sedang gencar-gencarnya dilatih pelatih Belanda Wiel Coerver. Pesta perkawinan diadakan di Bali Room, Hotel Indonesia Sheraton. Berbicara tentang kesialan, Ketua Umum Persija yang juga Wakil Gubernur DKI Jaya, Urip Widodo SH, berucap: "Coba lihat faktanya. Persija dan Jun 'kan berhasil keluar sebagai juara Mahal Cup". Bekas Wakil Gubernur Irian Jaya (kini Wakil Ketua Bidang Tehnik Persija) Acub Zainal lantas meningkahi: "Soalnya bagaimana kita bisa menjiwai pemain dan tim itu sendiri".

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Catatan Pinggir

Mengenang Husni Alatas

Seni Rupa

Wajah-Wajah Di Gedung Gajah

Wajah-Wajah Muda

Ilustrasi

Desa itu bernama lingga

Festival 11 perancang prancis

Suka Duka

Ingat bahaya dari langit

TEMPO|interaktif

Para Ahli yang Identifikasi Korban Sukhoi

Teknologi

ITB Bikin 4 Robot Baru

Satpol PP Bingung Bedakan Sosialisasi dan Kampanye

Pengaturan Kampanye Pilkada DKI Dibahas Besok

Tim Asuransi Rusia Tinjau Lokasi Sukhoi Hari Ini

Nasional

Aliansi Intelektual Kutuk Penembakan Paniai

Seni & Hiburan

Bagaimana Aksi Koboi Dahlan Iskan Terbentuk

Seni & Hiburan

Dahlan 'Ditegur' Mahasiswa Karena Tak Mikirin Kampungnya  

Seni & Hiburan

Ivan Gunawan: Kostum Lady Gaga Seksi, Bukan Jorok

Orang Tua Pilot Sukhoi Kena Serangan Jantung

Nasional

Hari Ini, 9 Kantong Jenazah Korban Sukhoi Dievakuasi

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif