Anti Penyelundupan
Berikut kutipan wawancara TEMPO dengan Jaksa Agung mengenai tim anti pnyelundupan tersebut.
Apa arti operasi Tim 902 bagi perlindungan industri dan produksi daIam negeri?
Menurut data dan angka yang saya terima dari Departemen Perdagangam terlihat manfaatnya. Yang lebih penting, karena barang selundupan dapat ditekan, produksi dalam negeri mulai laku.
Banyak perkara penyelundupan eks Tim 902 oleh hakim dibebaskan dari tuduhan subversi. Ada komentar? Ya, itu 'kan aneh? Perkara sama, kasus sama, majelis hakim yang mengadili juga ada yang sama. Tapi putusan berbeda: ada yang menganggap subversi, ada pula yang membebaskan. Karena itu kita naik banding.
Sejauh mana Tim 902 dapat membuat jera penyelundup? Dulu, melihat hukuman yang dijatuhkan hakim, ada efeknya. Tapi, sekarang penyelundup mulai berani lagi. Kita akan terus bekerja.
Tapi jaksa juga tak menuduh semua penyelundup sebagai subversif lagi. Memang. Tapi itu karena kwalifikasi perkaranya yang berbeda. Dulu kita ajukan subversi, sebab yang menonjol Inemang kejahatan subversinya. Sekarang kelihatannya dalam kasus penyelundupan yang menonjol justru kejahatan korupsinya. Namun harap dicatat, ancaman hukuman kedua kejahatan itu sama beratnya.
Apakah hal itu bukan perubahan sikap terhadap undang-undang subversi?
Sama sekali ridak. Kita mempunyai pendirian sendiri.
Wah, bagaimana nih, hakim-hakim membebaskan penyelundup dari tahanan sementara? (Tertawa) Ya, benar! Kami hanya menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Kalau hakim menetapkan seorang penyelundup harus ditahan luar, tugas kami hanya membebaskannya, sambil kami salami: selamat!
Apakah Tim 902 akan dibubarkan? Tidak! Selama saya belum diganti, tim tidak akan dibubarkan. Buktinya sekaran Tim 902 sedang menggarap penyelundupan timah.
