• Home
  • 23 Juni 1984
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Album
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Selingan
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Tari
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
  • Arsip
  • 23 Juni 1984

    Perkawinan arwah

    PESTA perkawinan itu sangat meriah. Penduduk Desa Panggungrejo, Blitar Selatan, bergembira ria semalam suntuk dihibur ludruk dan tayuban. Pasangan pengantin, Suwito dan Sulastri, tampak pula berbahagia. Suwito, yang mengenakan baju putih dan berkopiah, tersenyum lebar. Di sampingnya, Sulastri mengenakan pakaian pengantin, lengkap dengan kalung kembang melati. Pada malam yang berbahagia itu, anehnya, kedua mempelai duduk membisu. Juga para tamu tak ada yang memberi ucapan selamat. Jangan kaget. Suwito-Sulastri memang bukan manusia, melainkan sepasang patung kayu randu setinggi sekitar 0,5 meter. Dan pesta yang menghabiskan biaya Rp 600 ribu itu tak lain memang untuk memeriahkan "perkawinan antararwah". Asal muasalnya ketika Yatiyem, 45, sakit sampai beberapa bulan. Dokter dan dukun tak bisa menyembuhkan, sampai-sampai, "Badannya tinggal tulang," tutur Samirin, suami (kedua) Yatiyem. Mi'an, pensiunan polisi yang dikenal punya ilmu luwih, turun tangan. Penyebab penyakit Yatiyem, begitu kesimpulan Mi'an, tak lain darah dagingnya sendiri. Sekitar 30 tahun lalu, dengan suami pertama, Yatiyem pernah keguguran. Bakal anak itu diberi nama Sulastri. Arwah Sulastri itu setelah diwawancarai Mi'an minta dikawin-kan dengan Suwito. Yang disebut terakhir ini anak Pa'i, seorang pamong desa, yang lahir belum cukup bulan - dan meninggal 33 tahun lalu. Atas saran dukun, Yatiyem segera melamar Suwito. Pa'i menyambut gembira, karena ia pernah bermimpi bahwa anaknya itu memang harus dijodohkan dengan Sulastri. Setelah perkawinan terlaksana, Yatiyem benar-benar sembuh. Pasangan pengantin yang terbuat dari kayu randu - itu kini ditaruh di sebuah kamar di rumahnya. "Agar mereka tenang berbulan madu," kata Yatiyem. Tapi Yatiyem terkadang kesal karena anaknya, Sri Utami, 7, sering masuk kamar itu dan menjadikan kedua boneka kayu itu sebagai mainan.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Surat Dari Redaksi

Wawancara dengan para tokoh pertamina

Album

Pelantikan dari boormeester ke dirut pertamina

Pelantikan

Pengganti Ali Murtopo

Catatan Pinggir

Kota

Buku

Kembang setaman orang indonesia

Seni Rupa

Jejak raden saleh di prancis

Indonesiana

Mukanya dibedaki

Kena tipu

Perkawinan arwah

Tari

Pramugari yang hilang

TEMPO|interaktif

Jerman Beri Waktu Istirahat 8 Pemain Muenchen

Bisnis

PGN Bantah Ambil Untung dari Kenaikan Harga Gas

Nasional

Nasib 500 Pegawai Honorer di Kota Batu Tak Jelas

Bisnis

Gas Bersubsidi Mulai Diawasi di Sumedang

Bisnis

Bank Sentral Diminta Waspadai Serbuan Asing  

Chiellini Optimistis Tampil di Euro 2012  

Nasional

Rektor Gelapkan Dana Pendidikan, Mahasiswa Ngamuk

Nasional

DPR Siapkan Peraturan Logo Palang Merah

Bisnis

PGN Bagikan Deviden Rp 3,2 Triliun

Teknologi

Obama Ucapkan Terima Kasih pada Steve Jobs  

Bisnis

BP Migas: Lifting Minyak Bakal Meleset  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif