• Home
  • 27 Januari 1990
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Perilaku
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Ralat
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Selingan
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip
  • 27 Januari 1990

    Peluang Di Timur

    PT Humpuss, yang dipimpin pereli muda Hutomo (Tommy) Mandala Putera, tampaknya ingin berkonsentrasi di bisnis angkutan. Setelah mendirikan PT Gatari, yang bergerak di bidang penerbangan carter helikopter, belakangan ini Humpuss masuk ke bisnis penerbangan berjadwal. Bersama-sama PT Tri Usaha Bhakti -- yayasan milik TNI Angkatan Darat -- dan PT Nusamba (Bob Hassan), Humpuss mendirikan PT Sempati Air. Perusahaan baru ini ternyata merupakan konsolidasi dari perusahaan penerbangan Sempati Air Transport (SAT), yang sudah 20 tahun dioperasikan oleh Tri Usaha Bhakti (Truba). Sebagai Presdir Sempati Air, ditunjuk Hasan M. Soedjono, yang sebelumnya adalah seorang eksekutif di Humpuss. Dalam konperensi pers Rabu pekan lalu, Soedjono menjelaskan bahwa SAT mengikutsertakan armadanya yang terdiri dari 6 pesawat F-27, senilai Rp 10 milyar, di samping manajemen berikut 183 karyawannya. Termasuk 30 crew dan 15 pilot dengan pengalaman terbang di atas 10 tahun. Bobot partisipasi itu memungkinkan Truba mendapat 40% saham PT Sempati Air. Nusamba dan Humpuss akan menyetor modal tambahan berikut 7 pesawat Fokker F-100 seharga US$ 210 juta (sekitar Rp 380 milyar). Dengan setoran modal itu. Nusamba kebagian saham 35%, Humpuss 25%. Sesuai dengan perubahan komposisi pemegang saham, Sempati Air membutuhkan logo, yang akan disayembarakan untuk umum. Perusahaan ini juga sedang mengusahakan izin prinsip untuk bisa menerbangi rute-rute domestik antara Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Denpasar, Ujungpandang, dan Biak. Selama ini, SAT hanya menerbangi rute carter Jakarta, Riau, Kal-Bar. Selain melebarkan sayap di udara, Humpuss kini terjun ke bisnis angkutan gas alam cair (LNG). Bekerja sama dengan Mitsui O.S.K. Lines Ltd. dari Jepang, Humpuss mendirikan Cometco Shipping Inc. Di Cometco, Humpuss menguasai 55% saham, sisanya pada Mitsui. Perusahaan ini telah membeli sebuah kapal pengangkut LNG, yang dinamakan Ekaputra. Kapal terbesar dalam kelasnya ini disewa Pertamina selama 20 tahun, khusus buat mengangkut LNG ke Jepang, dan kelak ke Taiwan. "Adanya kapal ini menyebabkan biaya angkutan, yang selama ini jatuh ke luar negeri, kini lari ke tangan bangsa kita sendiri," tutur Tommy kepada Moebanoe Moera dari TEMPO. Kapal Ekaputra, yang punya daya angkut 136.400 m3 LNG, dibeli 5 tahun lalu dengan harga US$ 160 juta. Dana sebesar itu diperoleh Cometco dari sindikat 15 bank asing, di antaranya Bank of Tokyo. Menurut Direktur Perkapalan dan Telekomunikasi Pertamina, Indra Kartasasmita, dewasa ini kapal seperti Ekaputra bernilai US$ 240 juta (sekitar Rp 434 milyar). "Daripada Pertamina membeli kapal seperti itu, lebih baik dananya dipakai untuk pengadaan BBM," kata Indra. MW, Moebanoe Moera

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Ralat

Besar ganti rugi

Harian sinar harapan ditutup

Istilah perang teluk

Surat Dari Redaksi

Hukuman mati basri masse

Pariwara

37 th kami mengabdi

Indonesiana

Pembunuh tanpa dosa

"margaret thatcher" dari bandung

Seni Rupa

Vitalitas reni hoegeng vitalisas reni hoegeng

Agama

Menghela keduniawian mufaraqah

Oki mentowel komik quran

Catatan Pinggir

Havel

Buku

Ia Tak Punya Kompleks Orang Pendek

Ia tak punya kompleks orang pendek

Hadiah seorang pecinta indonesia

TEMPO|interaktif

Bisnis

Gas Tangguh Akan Masuk ke Pasar Domestik

Bisnis

Semen Gresik Harus Fokus di Dalam Negeri

Olahraga

Allegri: Ibra-Silva Pondasi Milan di Masa Depan

Bisnis

Boleh Impor Banyak Barang, Asalkan...  

Olahraga

Jurus Rahasia Tago untuk Kalahkan Taufik Hidayat  

Olahraga

Tim Thomas Indonesia Samakan Kedudukan 2-2  

Nasional

Demokrat Copot Mirwan Amir dari Pimpinan Banggar  

Bisnis

Pemegang Saham Setujui Stock Split Kalbe Farma

Gaya Hidup

Tips Cantik Ala Halle Berry  

Nasional

Pendaftar SNMPTN Bandung Salah Isi Formulir  

Olahraga

Juarai Seri-A, Awal buat Juventus Taklukkan Dunia

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif