• Home
  • 09 Oktober 1993
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
    • Bisnis Sepekan
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Perilaku
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Kolom Pembaca
    • Ralat
    • Album
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Indonesiana
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
    • Tari
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip
  • 09 Oktober 1993

    Tanding jago catur mbalela

    DUA pecatur mbalela muncul di Savoy Theatre, London. Hingga pekan ini di sana masih berlangsung kejuaraan dunia catur antara juara bertahan Gary Kasparov, 30 tahun, dari Rusia, dan penantangnya, Nigel Short, 28 tahun, dari Inggris. Walau pertandingan ini bukan kejuaraan resmi, terasa lebih ada gregetnya, dan sensasional, sehingga perhatian penggemar belum beralih. Kejuaraan 24 babak ini disponsori koran The Times, London, dengan menyediakan hadiah US$ 2,6 juta. FIDE (Fedarasi Catur Dunia) memang tidak mengakui KasparovShort. Keduanya dianggap pembelot karena menolak aturan yang ditetapkan FIDE. Lalu FIDE pun mencoret nama mereka, dan menggelar kejuaraan dunia catur sendiri di kota kecil Zwolle, Belanda, pada saat yang bersamaan. FIDE menghadapkan pecatur Rusia, Anatoly Karpov, dan pecatur Belanda, Jan Timman. Juga dipertandingkan 24 babak dengan hadiah US$ 2,7 juta. Agaknya federasi ini sudah pecah. Awal ceritanya, Februari lalu, saat Short baru mengalahkan Jan Timman di semifinal kejuaraan dunia catur. Peluangnya terbuka untuk menantang juara bertahan Gary Kasparov. FIDE lalu menetapkan partai final kejuaraan catur itu di Manchester, Inggris. Short tersinggung karena tak diajak berembuk mengenai tempat pertandingan. Short tidak menyukai Manchester. Kota ini dianggapnya kurang bergengsi untuk kejuaraan dunia catur. Juga, hadiah yang ditawarkan FIDE, US$ 1,8 juta, dianggapnya rendah. Ia pun segera menghubungi Kasparov. ''Mengapa kita tidak bermain di luar FIDE saja?'' ajaknya lewat telepon. Bak gayung bersambut, Kasparov setuju. Pecatur kelahiran Armenia itu ternyata juga punya dendam terhadap FIDE sejak pertengahan 1980, ketika ia menantang Anatoly Karpov, juara dunia saat itu. Pada babak ke-48, Kasparov hampir memenangkan pertandingan, tapi Presiden FIDE, Florencio Campomanes, tiba- tiba menghentikan pertandingan tanpa alasan yang jelas. Campomanes kemudian meminta pertarungan dimulai lagi dari awal. Kasparov merasa tindakan tersebut tidak adil. FIDE dianggapnya mencoba menyelamatkan gelar juara Karpov yang hampir melayang. Dendamnya itu mendorong Kasparov menyetujui usul Short bertanding di London. Keputusan itu membangkitkan amarah FIDE. Kedua pecatur yang mbalela (membangkang) ini langsung didiskualifikasi dan dicoret dari daftar peringkat grandmaster. Tapi sanksi dari FIDE tadi tak membuat gentar ShortKasparov. Kedua pecatur itu malah mendirikan Asosiasi Pecatur Profesional (PCA/Professional Chess Association), sebagai tandingan FIDE. Di bawah bendera PCA itulah ShortKasparov bertarung di London. Walau PCA tak diakui FIDE, penggemar catur lebih tertarik menyaksikan pertandingan Kasparov-Short. Sebab, pada pertandingan itulah juara dunia tahun lalu, Kasparov, mempertahankan gelarnya. Penantangnya, Nigel Short, sudah mengalahkan Karpov dan Timman, pecatur yang diunggulkan FIDE saat ini. Nigel Short oleh pengamat catur dianggap pecatur muda yang sangat berbakat. Ia belajar catur sejak usia 5 tahun. Ia menjadi juara catur Inggris pada usia 12 tahun. Dua tahun kemudian ia memegang gelar master internasional termuda, lalu berjaya meraih gelar grandmaster termuda di dunia pada usia 19 tahun. Agar bisa masuk final kejuaraan dunia, Short menyewa grandmaster dari Ceko-Slovakia, Lubomir Kavalek, sebagai pelatih dan mitra tandingnya. Harapannya untuk masuk final terkabul tahun ini. Sejak tahun 1948, baru Bobby Fischer (pecatur Amerika) dan Short yang mematahkan dominasi pecatur Rusia dalam final kejuaraan dunia catur. Bagi Inggris, Short lebih berarti. Dalam 150 tahun usia kejuaraan dunia catur, baru kali ini ada warga Inggris yang bisa masuk final. Mampukah Short mengalahkan Kasparov? Pengamat memperkirakan kansnya hanya 40 persen. Sampai partai kesembilan yang berakhir pekan lalu, Short masih keteter. Kedudukan sementara 7-2 untuk keunggulan Kasparov. Tapi pertandingan masih panjang. Siapa tahu, Short mampu membuat kejutan. Bambang Sujatmoko

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Surat Dari Redaksi

Surat dari redaksi

Kolom Pembaca

Korban tabrak lari

Denda Tilang Tertinggi

Kaca Spion Dan UULLAJ

Indonesiana

Izin membangun bingung

Interkom maut

Kredit sim

Buku

Ketika dora emon menelan ramayana

Dewi dan pampasan perang

Agenda Pertunjukan

Lysistrata di samarinda

Seni Rupa

Menyerap kehidupan dengan mata batin

''yang dituju itu damai''

Ralat

Maukah

Album

Kenaikan pangkat

Guru besar

Catatan Pinggir

Di sampang

Agama

Wajah quran khas indonesia

Tari

Merentang batas pandang

DUS

Etalase jenazah di amerika

Remaja gawat di inggris

Cewek penggantung telepon di jepang

TEMPO|interaktif

Bisnis

Nusantara Infrastructure Bidik Proyek Air Bersih  

Bisnis

AirAsia Stop Rute Solo-Kuala Lumpur  

Olahraga

Arti Laga Inter Milan di Jakarta buat Cordoba

Teknologi

Menyelamatkan Jantung Rusak dengan Sel Kulit  

Banyuwangi Tuan Rumah Jatim Travel Mart 2012  

Olahraga

Tim Thomas Indonesia Disingkirkan Jepang  

Tes Doping Piala Eropa Gunakan Taktik Militer  

Nasional

30-an Orang Tahu Identitas TrioMacan2000

Benzema: Tanpa Rooney, Inggris Tetap Hebat

Bisnis

Melemah 98 Poin, Rupiah ke 9.358 per Dolar AS  

Bisnis

Penyatuan Zona Waktu Tingkatkan Transaksi Dagang  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif