• Home
  • 06 Oktober 1998
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Perilaku
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Pendidikan
    • Buku
    • Agama
  • Seni
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 06 Oktober 1998

    Mau Pilih Upik atau Buyung?

    Ini terobosan dalam penelitian fertilisasi yang memungkinkan orang tua "memilih" jenis kelamin anaknya. Pemilihan itu--apakah mau memilih upik atau buyung--bahkan sudah bisa dilakukan sebelum pembuahan terjadi.

    Adalah Institut Genetika dan Fertilisasi In Vitro Fairfax, Virginia, Amerika Serikat, yang menemukan cara untuk memisahkan sel sperma--yang membuat bayi berkelamin laki-laki atau perempuan--sebelum dipertemukan dengan sel telur melalui cara inseminasi. Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Human Reproduction edisi September.

    Tekniknya kurang lebih begini. Sel sperma diidentifikasi dan dipisahkan: mana yang mengandung kromosom Y (untuk membuat bayi laki-laki), mana yang membawa kromosom X (untuk membuat bayi perempuan). Setelah dipisahkan, sel sperma dipertemukan dengan sel telur dan kemudian diinseminasikan ke rahim.

    Para peneliti melaporkan, mereka bisa memisahkan 85 persen kromosom X dari sampel sel sperma. Sedangkan bila kromosom Y yang dicari, yang dihasilkan hanya 65 persen sperma yang mengandung kromosom pembawa sifat laki-laki itu.

    Karena itu, keberhasilan teknik ini tidak mutlak. Institut Fairfax melaporkan, dari 29 wanita yang menginginkan bayi perempuan, 9 di antaranya melahirkan 11 bayi perempuan--dua wanita melahirkan bayi kembar. Tujuh wanita tidak berhasil melahirkan karena keguguran. Sedangkan seorang yang belum melahirkan mengandung bayi laki-laki.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Dari Perwalian Menuju Perwakilan

Buku

Surat Pramoedya Buat Chen Xiaru

Pram dan Larangan Buku-Bukunya

Catatan Pinggir

RAINE

Surat Dari Redaksi

Surat Dari Redaksi

TEMPO|interaktif

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

Olahraga

Aston Villa-Manchester City Masih Tanpa Gol

Olahraga

Inter Milan Ditundukkan Tim Juru Kunci

Olahraga

Hadapi Aston Villa, City Rotasi Sejumlah Pemain

Bisnis

Duta Besar AS untuk Cina Menjadi Direktur Ford

Internasional

Kaisar Akihito Jalani Operasi Bedah Jantung

Olahraga

Luis Suarez Akhirnya Minta Maaf

Metro

Bus Hantam Angkot di Jagorawi, 16 Cedera  

Otomotif

KMI Gelar Test Drive KIA on Tour 2012

PT KIA MOBIL INDONESIA
iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif