• Home
  • 27 Oktober 1998
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Agama
  • Seni
    • Fotografi
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 27 Oktober 1998

    Kronologis Pernyataan A.M. Saefuddin:

    15 Oktober Pernyataan A.M. Saefuddin termuat di media massa. Aktivis Hindu mulai bergerak. Beberapa Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) membuat surat protes. Isinya, menuntut Menpangan itu minta maaf secara terbuka.
    16 Oktober 50 aktivis yang tergabung dalam Aksi Umat Menggugat (AUM) mendemo Saefuddin lewat DPRD dan Polda Bali. Selain menuntut agar ia meminta maaf, juga memintanya turun dari jabatan.
    17 Oktober Ratusan massa mendemo kantor bupati Buleleng. Tokoh-tokoh masyarakat di Denpasar pun berembuk untuk mempersiapkan aksi besar bila tuntutan tak dipenuhi.
    19 Oktober Tiga gelombang massa yang berjumlah sekitar 2.000 orang berdemo di kantor gubernur Bali dan DPRD. Ketua DPRD menjanjikan akan menyampaikan surat resmi dewan itu kepada Presiden. Saat inilah, menggelinding ide ancaman aksi mogok masyarakat Bali bila tuntutan tak dipenuhi.
    20 Oktober koran memberitakan klarifikasi Menpangan tentang pernyataan sebelumnya. Masyarakat Hindu masih menganggap Saefuddin setengah hati karena tak mau meminta maaf secara terbuka. Puluhan mahasiswa Hindu dari berbagai kota melakukan unjuk rasa di Sekneg. DPRD dan muspida Bali mengeluarkan sikap resmi agar Presiden memecat Saefuddin.
    21 Oktober Ketiga tuntutan ini dibawa oleh gubernur dan tokoh-tokoh agama ke presiden, tapi Habibie belum memberikan keputusan. Tapi, setelah itu, Saefuddin meminta maaf kepada umat Hindu dan disiarkan di televisi dan dimuat di media massa.
    22 Oktober Sekitar 13 ribu massa menyerbu kawasan Niti Mandala Renon, kantor kejaksaa tinggi, yang sedang kedatangan Jaksa Agung Andi M. Ghalib. Ia didaulat untuk berbicara di depan massa. "Aspirasi dari para pengunjuk rasa kita tampung dan akan kita selesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Ini buka kewenangan kejaksaan, tapi akan saya teruskan ke kepolisian,?? ujarnya dalam jumpa pers.
    23 Oktober Umat Hindu di Jakarta mengajukan protes ke DPR.
    24 Oktober Para aktivis membahas rencana aksi mogok mereka. Menurut rencana, AUM mengusulkan mogok akan dilakukan pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober, dan dipusatkan di Lapangan Puputan, Denpasar. Aksi ini, kemungkinan akan diikuti oleh warga desa-desa adat di seluruh Bali. Artinya, seluruh masyarakat Bali akan turun.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Merujukkan Saudara Kandung

Catatan Pinggir

ZAHRA

Fotografi

Menyusuri Sebuah Dunia di Dalam Jakarta

Inforial

OneworldTM, Penyatuan Lima Maskapai Penerbangan Terkemuka di Dunia

BANK IFI, Berkembang dengan Kinerja yang Baik

Seminar untuk Wanita Pengusaha dari Prolene

TEMPO|interaktif

Soal Lady Gaga, Dubes AS: Artis Bebas Ekspresi

Olahraga

Stankovic Tegaskan Bertahan di Inter Milan  

Nasional

Seberapa Dekat SBY dan Bos Agen Sukhoi?

Nasional

Polisi Periksa Saksi Bentrokan di Lahan PTPN II

Olahraga

Suporter Cemooh Robben, Muenchen Minta Maaf

Teknologi

Ulang Tahun Robert Moog, Ada Synthesizer di Google  

Bisnis

Dewan Minta Suplai BBM di Kalimantan Terjamin  

Olahraga

Firdasari Perpanjang Nafas Tim Uber Indonesia  

Balotelli Janji Tampil Maksimal di Euro 2012

Olahraga

Edward Wilson Incar Kaus Walter Samuel

Ifan 'Govinda' Jajal Jadi Produser Band.  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif