• Home
  • 27 Oktober 1998
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Agama
  • Seni
    • Fotografi
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 27 Oktober 1998

    Kasus Penculikan Tertunda

    Lain pejabat lain kebijakan. Pola lama ini berlaku juga dalam kasus penculikan aktivis. Komandan Pusat Polisi Militer ABRI saat itu--sekarang Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen--Mayjen Sjamsu Djalaluddin, menegaskan bahwa berita acara pemeriksaan 11 anggota Kopassus yang merupakan tersangka dalam kasus penculikan aktivis sudah akan diserahkan ke oditur militer, minggu lalu, tetapi Mayjen Djasri Marin, komandan yang baru, rupanya punya kebijakan lain. Menurut Djasri, berita acara yang dibuat Sjamsu sesungguhnya belum sempurna, hingga Pusat Polisi Militer (Puspom) masih harus menyusun dan mempelajarinya kembali. "Masih banyak kelemahan dan kekurangan data pada berkas itu," tutur Djasri. Maka, penyerahan berita acara pun tertunda. Di tengah kemacetan lalu lintas berkas di pihak militer itu, Koordinator Kontras, Munir, malah menolak rencana penggelaran mahkamah militer. Alasannya, hanya menyangkut penculikan 9 aktivis, dan hingga kini nasib 13 korban lainnya masih belum jelas. "Kami yakin, pelaku penculikan 9 aktivis dengan 13 lainnya itu sama," tutur Munir. Buktinya, beberapa korban penculikan yang sudah dilepas ternyata pernah bertemu atau melakukan kontak dengan beberapa dari 13 korban yang masih hilang itu, di tempat penyekapan yang sama. "Dalam hal ini Puspom jelas tidak serius," ujar Munir. Bukan saja soal korban, tapi juga pengusutan pelakunya. Ada beberapa tersangka yang sampai saat ini ternyata masih bebas berkeliaran. Beberapa orang bekas korban penculikan telah menyatakan pernah bertemu secara tidak sengaja dengan mereka di bus kota Jakarta.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Merujukkan Saudara Kandung

Catatan Pinggir

ZAHRA

Fotografi

Menyusuri Sebuah Dunia di Dalam Jakarta

Inforial

OneworldTM, Penyatuan Lima Maskapai Penerbangan Terkemuka di Dunia

BANK IFI, Berkembang dengan Kinerja yang Baik

Seminar untuk Wanita Pengusaha dari Prolene

TEMPO|interaktif

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

Olahraga

Aston Villa-Manchester City Masih Tanpa Gol

Olahraga

Inter Milan Ditundukkan Tim Juru Kunci

Olahraga

Hadapi Aston Villa, City Rotasi Sejumlah Pemain

Bisnis

Duta Besar AS untuk Cina Menjadi Direktur Ford

Internasional

Kaisar Akihito Jalani Operasi Bedah Jantung

Olahraga

Luis Suarez Akhirnya Minta Maaf

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif