• Home
  • 24 November 1998
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Perilaku
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Seni
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 24 November 1998

    Wiranto : "Semua Dipolitisir ke Saya"

    Keamanan di Jakarta sepanjang Sidang Istimewa MPR berada di pundak Jenderal Wiranto. Saking beratnya, Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI yang selalu tampil necis ini tak cuma membekalkan ribuan tentara untuk mengamankan sidang. Juga bertruk-truk pasukan partikelir, misalnya Pam Swakarsa itu. Betulkah begitu? Kepada Hani Pudjiarti dari TEMPO, Wiranto mengelak bila dikatakan demonstran berbambu runcing itu adalah "pasukannya". Petikannya:


    Beberapa pemimpin Pam Swakarsa menyebut bahwa Anda mengoordinasi dan ikut mendanai gerakan mereka.

    Enggak ada. Semua jadi dipolitisir ke saya.

    Tapi sumber kami menyebut begitu?.

    Apa benar begitu? Pangab kok mengoordinir yang begituan, semacam Pam Swakarsa. Apa saya sempat?

    Mereka membawa bambu runcing dan meresahkan masyarakat. Kenapa tak segera dilarang?

    Kita tidak pernah menggerakkan, bagaimana mau menariknya? Semua yang datang itu ikhlas dan ingin membantu suksesnya sidang, kenapa harus dihalang-halangi? Sementara itu, kita tidak pernah menghalangi massa yang menentang sidang.

    Kesannya, ABRI melindungi Pam Swakarsa untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap masyarakat.

    Tidak benar. ABRI selalu membela rakyat. Pam Swakarsa yang kita bina adalah satgas dari Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga. Tapi bukan untuk membentrokkan. Mengantisipasi saja.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

RENAISANS ASIA

Catatan Pinggir

Soeharto

Inforial

Tidur Nyenyak dan Hidup Sejahtera dengan Tabungan BNN

TEMPO|interaktif

Garuda Diskon 10 Persen untuk Tamu Accor Group

Olahraga

Balotelli Bahagia di Manchester City  

Seni & Hiburan

Lady Gaga: Saya Menghormati Semua Agama dan Budaya

Seni & Hiburan

Begini Promotor Lady Gaga Gelar Konser di Jakarta

Nasional

Grasi untuk Corby, SBY Dikecam

Otomotif

Uji Converter Kit, Nissan Serahkan Evalia ke UGM

Nasional

Grasi Corby, Australia Diminta Bersikap Adil

Syarat Gelar Konser Lady Gaga Belum Lengkap?

Nasional

Hari Ini, Andi Mallarangeng Diperiksa KPK

Konser Lady Gaga Sudah Dapat Restu Pemerintah

Jenazah Pramugari Korban Sukhoi

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif