1993
Bre-X, perusahaan pertambangan kecil yang bermarkas di Calgary, Kanada, mulai mengeksplorasi Busang, setelah membeli "lapangan emas" itu dari sebuah perusahaan Australia.
1995
Bre-X mengungkapkan bahwa deposit Busang mengandung 30 juta ons emas.
1996
Februari - Pemerintah Indonesia mengungkapkan bahwa Bre-X telah menemukan deposit emas 40 juta ons.
Mei - Nilai saham Bre-X merangsek naik, bahkan akhirnya menembus angka US$ 268. Pemilik saham Bre-X menyetujui pembelahan saham (stock-split) 10-untuk-1, yang artinya menjadi US$ 26,8 per lembar dengan jumlah saham yang 10 kali lebih banyak.
Juli - Bre-X melonjakkan perkiraan deposit menjadi 47 juta ons.
Oktober - Meletus sengketa Bre-X dengan partner lokal Indonesia. Pemerintah menunda izin penambangan Busang sampai sengketa terselesaikan.
Desember - Bre-X dan Barrick Gold (raksasa perusahaan tambang Kanada) menyetujui kerangka kerja sama untuk mengeksploitasi tambang itu.
1997
Januari - Indonesia memberikan waktu satu bulan kepada Bre-X dan Barrick untuk menyelesaikan sengketa dengan partner lokal. Sengketa terus berlanjut.
16 Februari - Bre-X, Freeport-McMoran, dan pengusaha Bob Hasan menandatangani kesepakatan untuk membagi kue Busang: Bre-X 45 persen, Freeport 15 persen, Nusamba 30 persen, dan pemerintah Indonesia 10 persen. (Baik Nusamba maupun pemerintah Indonesia memperoleh "saham kosong".)
17 Februari - Bre-X meninggikan lagi perkiraannya: 71 juta ons.19 Februari - Wakil Komisaris Utama Bre-X John Felderhof mengatakan deposit Busang mungkin mengandung 200 juta ons emas.
19 Maret - Ahli geologi Mike de Guzman, yang bersama Felderhof menemukan deposit, terjun dari helikopter. Ia meninggalkan catatan yang mengindikasikan bahwa kejadian itu adalah bunuh diri.
21 Maret - Harian ekonomi Neraca, mengutip sebuah sumber, mengatakan bahwa Busang tidaklah seraksasa seperti yang dipromosikan Bre-X. Saham Bre-X turun US$ 2,25 menjadi US$ 15,20. Bre-X membantah berita itu.
26 Maret - Bre-X mengumumkan, sebuah konsultan independen telah membuktikan bahwa klaim Bre-X memang dilebih-lebihkan. Freeport-McMoran mengungkapkan tes awalnya bahwa mereka hanya menemukan emas dalam jumlah "tidak signifikan".
27 Maret - Investor panik, saham Bre-X terjun bebas ke US$ 2,50, sementara para pakar mendiskusikan apakah deposit Busang seperti diungkapkan Bre-X hanyalah "pepesan kosong" belaka.
12 April - Badan Pengawas Saham Kanada mengumumkan satuan tugas untuk menyidik standar penambangan Bre-X.
5 Mei - Bre-X mengumumkan laporan independen tentang deposit Busang yang lama dinanti-nantikan dan mengonfirmasikan perkiraan Freeport. Beberapa hari kemudian, saham Bre-X kehilangan nilai karena di-delisted.
November - Bre-X dinyatakan bangkrut. Kekayaan Walsh di Bahama disita. Felderhof sudah lama cabut ke Caymand Island, tak tersentuh hukum.
1998
Juni - Mantan presiden komisaris Bre-X David Walsh meninggal dunia karena stroke. Dalam wawancara yang jarang dilakukannya, satu pekan sebelumnya, ia tetap menolak terlibat dalam skandal yang memalukan ini.
November - Direktur Jenderal Pertambangan Umum Rozik B. Soetjipto menyatakan siap menawarkan kembali Busang jika polisi telah menyatakan kasus ini ditutup.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.

