• Home
  • 08 Desember 1998
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Agama
  • Seni
    • Teater
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 08 Desember 1998

    Sinisme Emha

    Deklarasi Ciganjur, yang dikeluarkan empat tokoh nasional, antara lain menyerukan agar Pam Swakarsa dibubarkan. Untuk mencegah terjadinya pertentangan horizontal, saya sependapat dengan mereka.

    Namun, ada pendapat sinis terhadap pertemuan tersebut yang dilontarkan oleh Emha Ainun Nadjib dalam ceramahnya di Universitas Diponegoro, Semarang. Seperti disiarkan dalam Berita RRI pada 10 November lalu, Emha menyatakan bahwa tanpa menyertakan Presiden Habibie dan Pangab Wiranto, pertemuan para tokoh nasional itu tidak akan membantu mengatasi masalah-masalah dalam masyarakat kita.

    Komentar Emha itu, menurut saya, patut dipertanyakan karena bisa makin membingungkan masyarakat, meski sikap Emha sejak 18 Mei lalu memang sudah membingungkan. Dalam wawancara di majalah Panji No. 30 edisi November, Emha mengatakan bahwa kasus Banyuwangi terkait dengan dendam sejarah, tanpa menjelaskan apa yang dimaksud.

    Kepada reporter SCTV beberapa waktu lalu, Emha juga menyatakan bahwa kasus Banyuwangi hanya salah satu dari rangkaian peristiwa/kerusuhan yang memiliki benang merah yang sama. Menurut Emha, berita-berita kasus Banyuwangi tidak menyentuh substansi masalah dan hanya pada ledakan-ledakan kejadiannya. Tapi, lagi-lagi, Emha tidak memaparkan apa benang merah dan penyebab kasus tersebut.

    Meski selama ini saya salut terhadap independensi dan kevokalan Emha dalam mengkritik pemerintah semasa Orde Baru dan pasca-Orde Baru, tapi kini muncul keraguan dalam diri saya, terutama menyangkut sinismenya atas pertemuan empat tokoh nasional itu. Keraguan itu makin kuat mengingat kehadiran Emha pada acara "Apel Siaga Antikomunis" yang diselenggarakan oleh organisasi yang menamakan diri Furkon pada 30 September lalu di halaman Masjid Istiqlal. Furkon sendiri, sebagi organisator Pam Swakarsa, terbukti banyak ditentang masyarakat.

    PURWANTO
    Jalan Kemuning I/D 25 AN
    RT 007/009 Pejaten Timur
    Pasarminggu, Jakarta Selatan


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Obat itu Bernama Kultus

Catatan Pinggir

Simetri

Inforial

Ungkapkan ketulusan hati dengan perhatian dari The Body Shop

TEMPO|interaktif

Awan Selimuti Jakarta Sepanjang Hari  

Garuda Diskon 10 Persen untuk Tamu Accor Group

Olahraga

Balotelli Bahagia di Manchester City  

Seni & Hiburan

Lady Gaga: Saya Menghormati Semua Agama dan Budaya

Seni & Hiburan

Begini Promotor Lady Gaga Gelar Konser di Jakarta

Nasional

Grasi untuk Corby, SBY Dikecam

Otomotif

Uji Converter Kit, Nissan Serahkan Evalia ke UGM

Nasional

Grasi Corby, Australia Diminta Bersikap Adil

Syarat Gelar Konser Lady Gaga Belum Lengkap?

Nasional

Hari Ini, Andi Mallarangeng Diperiksa KPK

Konser Lady Gaga Sudah Dapat Restu Pemerintah

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif