• Home
  • 22 Desember 1998
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
  • Seni
    • Teater
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 22 Desember 1998

    Hutan Terbakar = Bhopal + Exxon Valdez

    Sungguh spektakuler, memang. Para pengamat lingkungan menilai kebakaran hutan Indonesia pada tahun 1997/1998 merupakan bencana lingkungan global. Dampaknya merembet tak hanya ke semua sektor kehidupan dan sosial, tapi mengimbas sampai ke Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, dan Thailand. Secara tak langsung, orang-orang di Amerika juga ikut kena getahnya?dana pajak mereka dipakai untuk memadamkan kobaran api Kalimantan.

    Siapa pun tahu, sulit mengukur dampak ekonomis kebakaran hutan itu. WWF-Indonesia dan Canadian IDRC's Economy & Environment Programme for South East Asia (EEPSEA) mengalkulasi kerugian itu sekitar US$ 4,45 miliar. Artinya, angka itu bahkan melebihi gabungan jumlah kerugian bencana Bhopal (India, 1984) dan Exxon Valdez (Alaska, 1989), atau setara dengan 2,5 persen GNP Indonesia sebelum krisis moneter. Rinciannya silakan disimak:

    Kerugian Akibat Asap (US$ 1,45 miliar)

    Kerugian karena ongkos pembiayaan kesehatan, turunnya produksi industri dan perkantoran, dibatalkannya ratusan penerbangan, serta anjloknya bisnis pariwisata?yang diderita dan ditanggung tiga negara?mencapai lebih dari US$ 1,45 miliar.

    NEGARA KERUGIAN (JUTA US$)
    Indonesia
    Malaysia
    Singapura
    1.090
    300
    60
    Total1.450

    Sumber: EEPSEA/WWF 1998

    Para Raja Rimba

    Kegiatan komersialisasi hutan merebak setelah Soeharto naik pada 1966. Dia membagi-bagikan konsesi hak pengusaha hutan (HPH). Berikut ini lima nama terbesar di penguasaan hutan, nama-nama yang tidak asing pada era Orde Baru:

    PERUSAHAANPEMILIKLUAS (JUTA HA)
    Kayu Lapis Indonesia
    Djajanti Group
    Barito Pacific
    Kalimanis Group
    Korindo Group
    Hunawan Wijajanto
    Burhan Uray
    Prajogo Pangestu
    Bob Hasan
    In Yong Sung
    3,4962
    2,9542
    2,7238
    1,2738
    1,2810

    Sumber: Departemen Kehutanan, 1998

    Suaka yang Tak Terlindungi

    Kebakaran hutan Indonesia tahun 1997 merupakan yang paling hebat sejauh ini. Menurut data yang dipantau Dirjen PPH (Departemen Perhutanan) yang belakangan dilaporkan Kantor Meneg KLH, luas hutan yang terbakar mencapai 383.870 hektare. Sedangkan WWF dan EEPSEA?lewat satelit?memperkirakan luas kebakaran mencapai 5 juta hektare. Kebakaran hampir menyeluruh terjadi di semua provinsi di Indonesia. Namun, Kalimantan (60 persen) dan Sumatra (30 persen) yang paling parah. Singapore Centre for Remote Imaging, Sensing and Processing (CRISP) memperkirakan, sekitar 3 juta hektare hutan di Kalimantan dan 1,5 juta hektare di Sumatra, yang terbakar pada tahun lalu.

    Hampir 40 persen dari hutan yang terbakar (versi pemerintah Indonesia) memiliki kekayaan tak ternilai untuk pelestarian lingkungan:

    JENISLUASPERSEN
    Hutan Lindung
    Taman Nasional
    Suaka Alam
    Hutan Penelitian
    21,96
    17,24
    54,33
    04,74
    8,32
    6,53
    20,58
    1,8

    Sumber: Dirjen PHPA, 1998

    Dunia Flora dan Fauna

    Para pengamat ekologi menyebut bencana kebakaran hutan Indonesia sebagai global natural disaster (bencana alam global), sebab hutan tropis Indonesia adalah salah satu "mutiara bumi" yang termahal. Dia memberikan sumbangan lingkungan yang sangat bernilai: menjaga keseimbangan hidrologis serta menyimpan karbon sehingga bisa mencegah efek pemanasan global.

    Indonesia memiliki kawasan hutan tropis terluas ketiga di dunia setelah Brasil dan Kongo? terserak terutama di Kalimantan, Irianjaya, dan Sulawesi. Bersama Brasil, Indonesia juga merupakan negeri dengan kekayaan hayati paling beragam. Berapa banyak hutan tropis Indonesia yang mengandung spesies flora-fauna dunia?

    FLORA-FAUNA% DARI SPESIES DUNIA
    Tumbuhan
    Mamalia
    Reptil dan Amfibi
    Burung
    Ikan
    10%
    12%
    16%
    17%
    25%

    Sumber: World Wild Fund, 1998

    Kerugian Hangusnya Hutan (US$ 3 miliar)

    Ini angka yang harus dipikul Republik. Kerusakan karena hilangnya kayu; terbakarnya tanaman pertanian dan produk hutan non-kayu; menurunnya jasa konservasi air dan tanah; serta meningkatnya ongkos pemulihan khazanah keragaman hayati; total jenderal bisa mencapai US$ 3 miliar.

    Jenis KerugianBentukNilai (juta US$)
    Kehutanan
    Pertanian
    Fungsi Hutan
    Flora-Fauna
    Udara Cemar
    Pemadaman
    Lain-lain
    Lenyapnya produk komersial hutan
    Tanaman yang terbakar
    Kerusakan hidrologi dan iklim
    Konservasi keragaman hayati
    Lepasan karbon & perubahan iklim
    Ongkos pemadaman kebakaran
    Biaya tak langsung
    493,0
    705,0
    1.077,0
    30,0
    271,0
    13,4
    410,6
    Total3.000

    Sumber: EEPSEA/WWF 1998

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Catatan Pinggir

Wiyasa

Inforial

Inforial

TEMPO|interaktif

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

Olahraga

Aston Villa-Manchester City Masih Tanpa Gol

Olahraga

Inter Milan Ditundukkan Tim Juru Kunci

Olahraga

Hadapi Aston Villa, City Rotasi Sejumlah Pemain

Bisnis

Duta Besar AS untuk Cina Menjadi Direktur Ford

Internasional

Kaisar Akihito Jalani Operasi Bedah Jantung

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif