Perlu saya sampaikan bahwa di Jakarta dan di beberapa kota lain di Indonesia telah berdiri lembaga atau sekolah yang menyelenggarakan pengajaran bagi penyandang autisme dan menyediakan guru atau terapis dengan metode berbeda. Bahkan, lembaga-lembaga tersebut telah menyelenggarakan pengajaran autisme sebelum Akademi Terapi Wicara memulai kegiatannya.
Satu lagi, sebaiknya digunakan istilah "penyandang autisme", bukan "penderita autisme", bagi anak-anak yang mengalami gangguan perkembangan autisme.
Dr. Rudy Sutadi, D.S.A.
Wakil Ketua Yayasan Autisme Indonesia
Jakarta
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
