• Home
  • 29 Desember 1998
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Perilaku
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Seni
    • Teater
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 29 Desember 1998

    Mahkamah untuk Prabowo

    SOAL Prabowo Subianto?jangan lupa, kini dia sudah purnawirawan?bukan cuma heboh anugerah kewarganegaraan Yordania dari Raja Husein saja, tapi soal bebas lepasnya seorang bekas Komandan Jenderal Kopassus yang disangka harus bertanggung jawab tentang penculikan, sedangkan regu istimewa yang ditugaskan melakukannya sedang diproses di pengadilan. Ini adalah diskriminasi dalam perlakuan hukum. Seakan-akan ada dua macam hukum yang berjalan; satu untuk orang biasa, dan yang satu lagi untuk orang-orang tertentu, yang ada di atas sana. Sukar menetapkan apakah pembedaan ini karena privilese untuk Prabowo, atau untuk melindungi kepentingan lain yang lebih luas lagi. Tak perlu dimungkiri, memang ada perlakuan khusus bagi jenderal (tepatnya: pensiunan) flamboyan menantu mantan presiden Soeharto itu. Surat pensiunnya saja?walau telah lama disiapkan?ditunda-tunda sampai saat terakhir, baru ditandatangani oleh Presiden Habibie. Apakah ini karena kasihan atau takut atau solider kepada tokoh yang dikenal temperamental itu, tak jelas. Di lain pihak, sorotan hanya dipusatkan pada Prabowo seorang. Padahal banyak perwira tinggi lain yang diduga tidak mungkin tidak mengetahui, bahkan boleh jadi terlibat. Bekas Panglima Kodam V Jaya Mayor Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin dan para atasan Prabowo tidak pernah disebut-sebut lagi sekarang. Sungguh ajaib. Prabowo, yang pernah menjadi Panglima Kostrad itu, tergolong sering apes. Operasi penculikan aktivis itu mungkin tak terbongkar andaikata kekuasaan Soeharto tidak berakhir mendadak bulan Mei lalu. Penghadiahan kewarganegaraan Yordania itu pun terungkap hanya karena kecelakaan kecil yang tak disengaja, akibat berita harian Al Ra'i di Amman, Yordania. Tetapi terlepas dari masalah pribadi, memang tak mungkin dibayangkan Prabowo boleh lepas dari tanggung jawab. Uraian oditur militer bahwa ada seorang Mayor Kopassus AD, karena "panggilan hati nuraninya" untuk mengamankan kepentingan bangsa, membentuk satuan tugas yang terdiri dari tujuh orang kapten (!) dan tiga bintara lainnya untuk "menculik aktivis radikal", tak akan bisa termakan oleh akal orang desa yang paling lugu sekalipun. Kecuali kalau diakui bahwa ada perintah atau persetujuan dari atasan. Dari peradilan, gejala membatasi persoalan tampak nyata. Kalau Prabowo dan perwira tinggi lainnya tidak diproses semestinya, itu berarti dua jenis hukum yang disebut di atas memang sedang diterapkan di sini. Atau tepatnya, tak ada hukum yang berjalan. Bersiaplah untuk kecewa.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Natal di Atas Puing-Puing

Buku

Estetika Islam dalam Sastra Melayu

Catatan Pinggir

Passarola

Inforial

Inforial

TEMPO|interaktif

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

Olahraga

Aston Villa-Manchester City Masih Tanpa Gol

Olahraga

Inter Milan Ditundukkan Tim Juru Kunci

Olahraga

Hadapi Aston Villa, City Rotasi Sejumlah Pemain

Bisnis

Duta Besar AS untuk Cina Menjadi Direktur Ford

Internasional

Kaisar Akihito Jalani Operasi Bedah Jantung

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif