Timbunan Dolar di NBA
Di ladang NBA duit miliaran dolar Amerika setiap tahun berputar. Tidak hanya dari penjualan tiket juga dari usaha sampingan seperti, hak penyiaran televisi, penjualan berbagai cendera mata, dan honor dari menjadi bintang iklan atau pemain film. Yang terakhir ini tentu hanya milik para bintang lapangan yang karena ketenarannya juga nyambi sebagai bintang di layar putih dan layar kaca.
Sebutlah misalnya Michael Jordan, pemain berusia 36 tahun kelahiran Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Dalam jajaran pemain basket AS, ia kini menduduki peringkat teratas dalam hal perolehan fulus. Tahun 1998 lalu total penghasilan yang dikantunginya adalah US$ 33,140 juta atau setara dengan Rp 265 miliar lebih dengan kurs Rp 8.000 per dolarnya. Kalau dirata-rata, kira-kira ia bergaji Rp 22 miliar per bulan. Jumlah itu sudah termasuk honor yang diperoleh Jordan sebagai bintang iklan sepatu Nike dan beberapa produk lainnya. Wow!
Para produsen memang tidak akan sia-sia "membuang" uang untuk Jordan. Nike, misalnya, mendapat pemasukan US$ 5,2 miliar setelah produknya digembar-gemborkan Jordan. Video olahraga yang dibintangi Jordan terjual 4 juta kopi dengan pemasukan total sekitar US$ 80 juta. Warner Bross?produsen film Space Jam yang dibintangi Jordan?meraup US$ 230 juta dari penjualan kopi film dan US$ 209 juta dari penjualan video. "Bisnis olahraga memang banyak berubah setelah masuknya Jordan," kata kepala pemasaran NBA, Rick Weits seperti dikutip majalah Fortune. Majalah itu malah memprediksikan pemain asal klub Chicago Bulls itu telah mendongkrak perekonomian AS sebesar US$10 miliar dari berbagai produk yang diiklankannya.
Selain Jordan, miliarder muda NBA lainnya adalah Patrick Ewing. Dalam hal perolehan duit, ia persis berada di bawah Jordan. Jumlahnya US$ 20,5 juta. Ewing, pemain kelahiran tahun 1962 asal klub New York Knicks, memang bintang yang bersinar cerah. Pada 1985, saat kontrak pertamanya dengan New York Knicks diteken, ia baru dihar)gai US$ 1,7 juta. Artinya, jam terbang 12 tahun yang dilaluinya mampu mendongkrak penghasilannya lebih dari sepuluh kali lipat. Kehebatan Ewing tidak cuma dalam menggondol dolar. Di lapangan, pemain hitam bermulut lebar ini juga tangkas.Tahun 1986, meski sempat cedera sehingga harus kehilangan 51 pertandingan bersama Knicks ia bahkan masih sempat menggaet gelar Rockie of the Year atau pemain muda tahun ini.
Urutan di bawah Ewing masih ada Horrace Grant. Pemain asal klub Orlando Magic ini berpenghasilan US$ 14,3 juta. Selain itu, ada pula Shaquille O'Neal dengan pendapatan US$ 12,8 juta.
Kalau tiap bintang bertabur dolar, bagaimana dengan klub yang menjadi kapal tempat berlayar para bintang? Tidak ada angka yang pasti. Tapi, kalau mau melihat total pendapatan pemain pada masing-masing tim, jumlahnya kira-kira begini. Dalam urutan teratas ada klub Chicago Bulls yang penghasilan total pemainnya pada 1998 lalu sebesar US$ 61,33. Di bawahnya ada New York Knicks yang berhasil meraup US$ 53,9 juta. Juga ada Orlando Magic (US$ 43,9 juta), Washington Wizard (US$ 40,7 juta), dan Indiana Pacers (US$ 39,2 juta). Di bawah itu masih ada 34 klub ternama lainnya yang total penghasilan pemain masing-masing klub tidak kurang dari US$ 24 juta. Nah, hitung-hitungan kasar yang bisa dibuat, total pendapatan seluruh pemain NBA adalah US$ 952,5 juta atau setara dengan Rp 7,6 triliun. Tertarik? Segeralah berkemas ke Amerika dan jadilah pemain bola basket NBA.
Arif Zulkifli
