Investigasi

Yang Terkapar di Lintasan

Jangan kaget, di lintasan seputar Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi (Jabotabek), kecelakaan (dengan) kereta api setiap bulannya menelan korban 10-12 orang. Pada setengah tahun pertama 1998 saja tak kurang dari 106 orang tewas di lintasan KA Jabotabek (lihat tabel). Sampai akhir 1998, Bagian Forensik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menyebutkan, jumlah korban tewas di lintasan KA 199 orang.

 1996 1997 1998*
Meninggal45 62 106
Luka berat127 127 84
Luka ringan49 94 54
Catatan: *Hanya sampai Juni 1998

Jenis-Jenis Persilangan KA Jabotabek
Persilangan resmi dan dijaga 87
Persilangan dijaga; portal manual 19
Portal otomatis 25
Portal semi-otomatis 45
Persilangan resmi tak dijaga 72
Persilangan liar 82
Jumlah 241

Rute Padat Sepur Jabotabek

Jakarta-Bekasi-Cikampek
(KRL sampai Bekasi, KRD ke Bekasi sampai Cikampek)
Jarak : 85 kilometer
Jumlah perlintasan : 7 (resmi tak dijaga) 25 (liar)
Volume penumpang : 19 juta 52.091 per hari
Headway pada jam padat : 3 sampai 6 menit
Frekuensi rit KA : 270 kali (135 kali PP) selama 24 jam

Jakarta-Serpong-Parungpanjang-Rangkasbitung
(KRL sampai Serpong, KRD ke Serpong sampai Rangkasbitung, Serang, Merak)
Jarak : 83 kilometer
Jumlah perlintasan : 12 (resmi tak dijaga) 22 (liar)
Volume penumpang : 5,2 juta 14.447 per hari
Headway pada jam padat : 15-30 menit
Frekuensi rit KA : 60 kali (30 kali PP) selama 24 jam

Jakarta-Depok-Bogor
Jarak : 70 kilometer
Jumlah perlintasan : 49 (resmi tak dijaga) 16 (liar)
Volume penumpang : 82 juta
224.704 per hari
Headway : 5 sampai 10 menit
Frekuensi rit KA : 176 (88 kali PP) selama 12 jam

Jakarta-Tangerang
(KRD/akan menjadi KRL pada April 1999)
Jarak : 40 kilometer
Jumlah perlintasan : 11 (resmi tak dijaga) 5 (liar)
Volume penumpang : 2,2 juta
6.034 per hari
Headway : 100 menit (rata-rata)
Frekuensi rit KA : 13 (6,5 kali PP) selama 12 jam
POKOK & TOKOH

KOLOM

CATATAN PINGGIR