• Home
  • 14 Februari 1999
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Seni
    • Fotografi
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
  • Arsip
  • 14 Februari 1999

    Dubes Stapleton Diganti?

    Jakarta tampaknya bakal punya duta besar (dubes) baru. Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia saat ini, J. Stapleton Roy, kabarnya akan segera berakhir masa jabatannya. Roy, ahli Asia Pasifik lulusan Universitas Princeton, bertugas di Indonesia sejak 1995. Sebelumnya, Roy dipercaya menjabat dubes di Cina. Nah, siapa calon dubes baru pengganti Roy? Kasak-kusuk di kalangan diplomat Washington, DC, menyebut nama Robert S. Gerbald. Diplomat senior ini punya jam terbang tinggi untuk wilayah Amerika Latin dan pernah menjabat Deputi Asisten Menteri Luar Negeri untuk Amerika Latin. Namun, berbeda dengan Roy, Gerbald dinilai tak punya bekal untuk menangani negara Asia. Itulah sebabnya, bagi kalangan "friends of Indonesia" di AS, munculnya nama Gerbald disambut rasa kurang sreg. Gerbald dikhawatirkan akan memandang rumitnya krisis ekonomi dan politik di Indonesia dengan sudut pandang yang kurang pas. Kalau ada keseleo pandang, bisa-bisa hubungan Indonesia-Amerika menjadi retak. Saat dihubungi TEMPO, Kedutaan Besar AS belum bisa memberikan komentar atas bisik-bisik ini. "Selama belum ada keterangan resmi dari Gedung Putih, kami menganggap itu sekadar gosip," kata Craig Stromme, Kepala Bagian Pers Kedutaan Besar AS. Meski begitu, Pak Stromme, di Washington toh gosipnya santer banget.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

Bujukan untuk 'Sumeleh'

Catatan Pinggir

Jip

Fotografi

Foto-Foto Dunia yang Gaduh

TEMPO|interaktif

Metro

Listrik Biarpet, Warga Cipayung Kesal

Olahraga

Gagal ke Final Al-Nakbah, Timnas Diguyur Bonus  

Bisnis

Kobexindo Targetkan Penjualan Alat Berat Hingga 1.300 unit

Bisnis

Malaysia akan Kehabisan Lahan Sawit  

Bisnis

DPR Setujui RAPBN 2013 Masuk Badan Anggaran  

Bisnis

275 Daerah Belum Susun Raperda PBB  

Nasional

Istana Tak Tahu Ibas Nyaris Jadi Korban Bentrokan  

Metro

Rekonstruksi Pengeroyokan Kelasi Arifin Digelar  

Nasional

Pengadilan Pamekasan Eksekusi Rumah Dinas Polisi  

Bisnis

Kobexindo Akan Buka Lima Kantor Cabang Baru

Nasional

Ini Pemicu Serbuan Massa ke Anas dan Ibas  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif