Indikator

Percakapan itu Benar Terjadi

Jaksa Agung Andi M. Ghalib agaknya perlu meminta maaf karena terburu-buru menyebutkan bahwa pembicaraan telepon antara dirinya dan Presiden B.J. Habibie yang rekamannya beredar ke mana-mana itu tidak benar. Ini kalau hasil jajak pendapat mingguan Tempo Interaktif bisa dijadikan rujukan.

Ada 2.591 pengisi jajak pendapat di Tempo Interaktif yang ditayangkan sejak Sabtu sore, 20 Februari, dan ditutup Sabtu, 27 Februari, pukul 10.00 WIB, ini. Dari sejumlah itu, 2.196 (84,8 persen) percaya bahwa rekaman itu benar-benar terjadi, bukan direkayasa atau dibuat-buat. Hanya 173 (6,7 persen) pengakses yang tidak mempercayai kebenaran percakapan itu. Sedangkan sisanya, 222 (8,6 persen), tidak mau berkomentar alias tidak tahu--walau tetap mengakses jajak pendapat ini.

Peserta jajak pendapat mingguan di Tempo Interaktif ini semakin bertambah dari hari ke hari. Memang, ini bukanlah jajak pendapat yang ilmiah--kadar "bermain-mainnya" masih ada--karena besar kemungkinan seseorang bisa mengakses ke Tempo Interaktif lebih dari sekali dalam rentang waktu seminggu itu. Namun kami pun sudah mulai menerapkan rambu-rambu yang lebih ketat, dengan memperpanjang interval waktu akses, sehingga Anda tak bisa seenaknya mengeklik jawaban berkali-kali. Bagi yang belum ikut "bermain", silakan klik Tempo Interaktif di: http://www.tempo.co.id.

Jajak Periode 27 Februari-6 Maret


Likuidasi bank akhirnya ditunda oleh pemerintah. Banyak orang kecewa karena ini memperpanjang kesimpang-siuran. Pemerintah pun dinilai plintat-plintut, tidak konsisten, dan lain-lain. Ada yang menduga, ini pasti ulah para pemilik bank yang punya hubungan dekat dengan penguasa. Menurut Anda, apakah batalnya likuidasi ini memang karena lobi para pemilik bank itu? Jawab saja dengan memilih: ya, tidak, atau tidak tahu.

Ya 84,8% 2196
Tidak 6,7% 173
Tidak tahu 8,6% 222