• Home
  • 09 Maret 1999
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Seni
    • Fotografi
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 09 Maret 1999

    Bukan Cuma Pertamina yang Kandas

    Tak ada lagi monopoli. Yang ada hanya persaingan sehat. Begitulah kira-kira semangat pengajuan RUU Minyak dan Gas Bumi ke DPR pekan lalu. Tampaknya, ada banyak soal yang bakal menghangatkan perdebatan RUU ini. Misalnya peran Departemen Pertambangan dan Energi yang terlalu dominan, sistem kontrak production sharing (KPS) yang akan dihapus, pemangkasan monopoli pemasaran bahan bakar, dan pembonsaian Pertamina yang selama ini selalu diistimewakan. Dengan UU ini, posisi Pertamina boleh dibilang babak belur. Selain kehilangan hak sebagai penguasa tunggal pemasaran bensin, Pertamina tak lagi menjadi pemegang kuasa pertambangan. Hak ajaib ini kelak akan diambil alih pemerintah. Dengan demikian, setoran KPS akan masuk ke kas negara tanpa lewat Pertamina. Bagi perusahaan negara ini, hilangnya hak sebagai pemegang kuasa pertambangan tentu merupakan pukulan telak. Kontrak bagi hasil ini merupakan pendapatan utama, sampai 30 persen dari pendapatan operasional Pertamina. Tapi bukan cuma Pertamina yang bakal kelabakan. Masyarakat awam pun bisa kena tonjok UU Migas yang baru ini. Ambil contoh saja soal penghapusan monopoli pemasaran dan pelepasan penetapan harga kepada pasar. Soal ini bukan cuma menyisakan kekhawatiran tentang harga BBM yang melonjak-lonjak, tapi juga soal keajekan pasokan minyak. Dikhawatirkan, dengan pembebasan ini, pasokan minyak akan byarpet, terutama jika harga jual di luar negeri lebih menggiurkan. Memang betul, untuk setiap produsen minyak, ada kewajiban menjual 25 persen ke pasar lokal. Tapi itu tak menjamin ajeknya pengadaan BBM. Minyak goreng, yang terus merembes ke luar negeri, bisa menjadi contoh bagaimana beleid ini punya buntut yang tak mudah.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

Mambang Nasionalisme

Ben Anderson:

''Di Tim-Tim, Tentara Jadi Begitu Buas"

Catatan Pinggir

Joss

Fotografi

Pasar Gambir, di Era Jajahan

Kecap Dapur

Di Usia Ke-28

Halo, dari Mayor Panggih...

Empat Tahun Menunggu TEMPO Kembali

TEMPO|interaktif

Nasional

Usai Rujuk, Raja Surakarta Ditolak Masuk Keraton

Nasional

Subkontrak Proyek Alkes Melanggar Keppres

Bisnis

Pertamina Bangun SPBU Bergerak di Kalimantan

Nasional

Tjipta Lesmana Nilai Bali Post Salah Fatal  

Nasional

449 Orang WNI Ditahan di Australia  

Bisnis

Batu Bara dan Minuman Soda Bisa Kena Cukai  

Bisnis

Merugi, ICB Bumiputra Tak Bagi Dividen  

Nasional

Golkar Sesalkan Penetapan Tersangka Fadel Muhammad  

Metro

Listrik Biarpet, Warga Cipayung Kesal

Olahraga

Gagal ke Final Al-Nakbah, Timnas Diguyur Bonus  

Bisnis

Kobexindo Targetkan Penjualan Alat Berat Hingga 1.300 unit

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif