• Home
  • 06 April 1999
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
  • Seni
    • Fotografi
    • Tari
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 06 April 1999

    Dampak Ekologis Pertanian Lahan Gambut

    Penebangan kayu untuk membuka lahan

    • Pelbagai jenis kayu khas lahan gambut seperti, ramin, jelutung, kempas, dan kayu yang dilindungi semacam ketiau dan nyatoh berdiameter 30-60 sentimeter musnah
    • Sekitar 28 jenis satwa liar, 18 di antaranya dilindungi misalnya kukang, lutung, beruk, orangutan dan beruang madu, punah
    • Suhu naik 2-2,5 derajat Celcius
    • Serangan malaria dan demam berdarah meningkat
    • Fragmentasi hutan yang menyebabkan terganggunya penyebaran satwa
    • Kemungkinan kebakaran hutan meningkat
    • Kecepatan limpasan air (run off) naik dua kali lipat.
    • Daya serap permukaan tanah berkurang
    • Potensi banjir membesar
    • Kebun rotan dan beberapa tumbuhan lokal yang belum didata raib
    • Pada 1997, 10 ekor orangutan tewas akibat kebakaran hutan di daerah kerja A

    Jumlah Anggaran yang Mengucur untuk Tiap Departemen Versi Walhi

    1. Penerima: Departemen Pekerjaan Umum
      Sumber: APBN, Banpres, (jumlah Rp 1.102,3 miliar)
      Jenis Proyek:
      1. Perencanaan dan perumusan studi
      2. Pembangunan kanal tersier dan persiapan sawah
      3. Pembangunan kanal sekunder untuk 145 ribu ha
      4. Perencanaan dan pembangunan kanal primer
      5. Penyusunan rencana teknis dan pemetaan
      6. Pembangunan kanal tersier
      7. Pembangunan kanal sekunder daerah kerja A
      8. Perencanaan dan pembangunan kanal primer
      9. Penyusunan rencana teknis
      10. Pembangunan kanal sekunder/tersier dan tanggul
      11. Pembangunan alat dan air
      12. Pelatihan untuk pekerja

    2. Penerima: Departemen Transmigrasi
      Sumber: APBN, (jumlah Rp 281,3 miliar)
      Jenis Proyek: untuk 22.000 KK transmigran di lokasi

    3. Penerima: Departemen Pertanian
      Sumber: APBN, (jumlah Rp 62,8 miliar)
      Jenis Proyek: Cetak sawah

    Total: Rp 1.446,4


    Pembukaan lahan

    • Menyumbang naiknya emisi gas metan sebesar 0,7 persen ke atmosfer, sehingga suhu permukaan pun naik
    • Meningkatnya zat padat yang tercampur dalam air sungai sehingga kekurahannya naik dan tidak layak lagi dikonsumsi (mandi dan cuci)
    • Meningkatnya kandungan limbah padat pada tanah akibat penambahan bahan organik penyubur gambut
    • Hilangnya ekosistem air hitam yang mempunyai kemampuan memurnikan air alami dan bakteri-bakteri yang mampu hidup pada pH tinggi

    Pembuatan saluran air

    • Terangkatnya lapisan tanah yang mengandung pirit, akibatnya kandungan besi dan aluminium dalam tanah meningkat, sehingga air menjadi sangat beracun
    • Terjadi overdrain di kawasan PLG akibat terkurasnya air gambut yang masuk ke kanal-kanal
    • Berkurangnya potensi kayu sebesar 48.417.727 meter kubik akibat penebangan untuk saluran sepanjang lebih dari 1.923 kilometer

    Pencetakan sawah dan ladang

    • Berkurangnya keanekaragaman jenis pohon sampai 40 persen dan bersifat permanen
    • Terjadi kekeringan di kawasan PLG yang bergambut tipis (kurang dari 40 meter) dan bertopografi agak tinggi
    • Terjadinya banjir di kawasan PLG yang bergambut tebal (40-300 meter) dan bertopografi relatif rendah di setiap musim hujan
    • Meningkatnya pemakaian pestisida, termasuk fungisida (pembasmi jamur), sehingga mencemari tanah dan air

    Mereka Yang Mendapat Proyek

    PT. Wijaya Karya, BUMN Departemen Pekerjaan Umum
    Jenis Proyek:

    1. Pembangunan saluran sekunder sepanjang 417,73 km dari target total 443,50 km.
    2. Pembangunan saluran tersier untuk 8.500 hektare lahan.
    3. Penyiapan lahan seluas 11.048 hektare
    4. Pencetakan sawah 9.301 hektare.

    PT. Pembangunan Perumahan (PP), BUMN Departemen Pekerjaan Umum
    Jenis Proyek: Pembangunan jaringan pengairan sekunder sepanjang 538,66 kilometer dari target 645,50 kilometer
    Jenis Proyek: Penyiapan lahan transmigrasi seluas 15.068 hektare
    Nilai Proyek: tidak diketahui
    Jenis Proyek: Pencetakan sawah seluas 5.296 hektare.

    PT. Mapindo Parama (Nusamba), milik Muhammad `Bob` Hasan
    Jenis Proyek: Pembuatan peta topografi
    Nilai Proyek: Rp 184 miliar

    PT. Nusagro (Nusamba), milik Muhammad `Bob` Hasan
    Jenis Proyek: Penyediaan semua alat pertanian untuk 22.500 kepala keluarga transmigran
    Nilai Proyek: Rp 188 miliar

    PT. Sumatra Timur Indonesia, (Pulau Sambu Group), milik Tay Juhana
    Jenis Proyek: Pembangunan semua saluran primer utama dan saluran primer induk sepanjang 966,88 km
    Nilai Proyek: Rp 475 miliar

    Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Institut Pertanian Bogor
    Jenis Proyek: Studi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan pemantauan pelaksanaan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL)
    Nilai Proyek: Rp 1,7 miliar

    Jumlah Anggaran yang Mengucur untuk Tiap Departemen Versi Walhi

    • Penerima: Departemen Pekerjaan Umum
      Sumber: APBN
      Jumlah: (miliar) Rp 1.015,00 (Rp 50)*
      Jenis Proyek: Pembangunan jaringan sekunder

    • Penerima: Departemen Transmigrasi
      Sumber: APBN
      Jumlah: (miliar) Rp 366,80 (Rp 95,6)*
      Jenis Proyek: Pembangunan 22.000 kepala keluarga transmigran

    • Penerima: Departemen Pertanian
      Sumber: APBN
      Jumlah (miliar): Rp 70,30 (Rp 18)*
      Jenis Proyek: Cetak sawah

    • Semua Departemen
      Sumber: Banpres (bunga dana reboisasi)
      Jumlah: Rp 527,20
      Jenis Proyek: Pembangunan jaringan pengairan primer

      Total: Rp 1.979,30


      "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

      Download versi digitalnya :
      1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
      2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
      3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

      Terima Kasih.

cover

Album

Meninggal

Buku

Berkah yang Tak Semua Diminati

Sari Berita dan Teori Konspirasi

Catatan Pinggir

Teror

Fotografi

Tubuh tanpa Roh Setelah Revolusi

Indonesiana

Kisah Kursi Gubernur

Tari

Tari Sederhana dan Tari Muluk

TEMPO|interaktif

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

Olahraga

Aston Villa-Manchester City Masih Tanpa Gol

Olahraga

Inter Milan Ditundukkan Tim Juru Kunci

Olahraga

Hadapi Aston Villa, City Rotasi Sejumlah Pemain

Bisnis

Duta Besar AS untuk Cina Menjadi Direktur Ford

Internasional

Kaisar Akihito Jalani Operasi Bedah Jantung

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif