Karaniya Dharmasaputra
INFO GRAFIS| Bankir yang masuk DOT | Bankir korup | 62% | Bankir tidak cakap | 31% | Bankir terkena dampak krismon | 6% | Tidak tahu | 1% | | Yang bertanggung jawab atas kebobrokan bank | Pemilik bank | 67% | Pengelola bank | 59% | Pemerintah | 37% | Tidak tahu | 1% | | Keseriusan pemerintah menindak bankir nakal? | Tidak serius | 50% | Serius | 48% | Tidak tahu | 3% | | Apa seharusnya tindakan pemerintah? | Mengumumkan, menahan, mengadili | 75% | Tidak usah mengumumkan, tapi segera menahan dan mengadili | 21% | Mengumumkannya saja | 2% | Tidak tahu | 2% | | DOT perlu diumumkan? | Ya | 81% | Tidak | 11% | Ragu-ragu | 8% | | | |||||||
Metodologi jajak pendapat ini:
Penelitian ini dilakukan oleh Majalah TEMPO bekerja sama dengan Insight. Pengumpulan data dilakukan terhadap 508 responden di lima wilayah DKI pada 22-30 Maret 1999. Dengan jumlah responden tersebut, tingkat kesalahan penarikan sampel (sampling error) diperkirakan 5 persen.
Penarikan sampel dilakukan dengan metode random bertingkat (multistages sampling) dengan unit kelurahan, RT, dan kepala keluarga. Pengumpulan data dilakukan dengan kombinasi antara wawancara tatap muka dan melalui telepon.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo"
Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9.
Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486 Download versi digitalnya : Terima Kasih.
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

