• Home
  • 27 April 1999
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Perilaku
    • Televisi
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
  • Sains
    • Pendidikan
    • Buku
  • Seni
    • Teater
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 27 April 1999

    Warisan Seorang Pendeta

    Pluralisme Agama dan Problema Sosial
    Pengarang:Victor I. Tanja, Ph.D.
    Penerbit:Pustaka Cidesindo, Jakarta, 1998
    Tebal:xxviii + 336 halaman
    Seandainya saja Victor I. Tanja belum dipanggil Tuhan saat ini, ia pastilah layak untuk ditanyai: apakah kerusuhan yang merebak belakangan ini, terutama kasus Ambon, merupakan konflik antara umat Islam dan Kristen? Sayang, pendeta ini telah tiada. Ia meninggal dunia 26 Juni tahun lalu. Tapi ia masih sempat menulis kata pengantar untuk bukunya ini, sebuah warisan yang bernilai tinggi untuk siapa saja yang mempelajari masalah kerukunan antar-agama. Buku ini menghimpun tulisan Victor Tanja yang berserakan di berbagai media massa dan makalah dari berbagai seminar yang tidak dipublikasikannya. Pendeta yang suka humor ini membahas berbagai masalah sosial budaya dan agama secara kritis sambil menawarkan suatu dialog yang lebih sehat dan produktif antara penganut agama di Indonesia. Suatu hal yang tetap konsisten dipegang Victor adalah ia lebih suka membahas masalah "hubungan antar-umat beragama" ketimbang "hubungan antar-agama". Yang terakhir ini ia hindari karena akan mengarah kepada dialog yang tidak produktif, yang ia sebutkan akan berujung pada tindakan "kompromi akidah". Sedangkan jika yang dibahas "hubungan antar-umat beragama", penekanannya pada aspek manusia, dan karena itu rasa saling mengerti lebih mudah diwujudkan. Memang, tidak seluruh buku ini berisi tulisan tentang lintas agama. Victor juga menyertakan tulisannya yang membahas peran agama dalam pembangunan bangsa. Tentu saja sudut pandang yang digunakannya adalah agama Kristen. Namun, pengetahuan pendeta ini tentang agama lain sangat memberikan nuansa khusus, sehingga pembahasannya menjadi menarik untuk pembaca yang bukan Kristen. Tak banyak tokoh seperti Victor I. Tanja. Ini juga diakui Komaruddin Hidayat, dosen Pascasarjana IAIN Jakarta, yang memberikan kata pengantar bagus untuk buku ini. Menurut Komaruddin, kelebihan pendeta Kristen ini adalah, sebagai seorang cendekiawan nonmuslim, Victor Tanja bukan sekadar tahu Islam secara kulit luar, tapi juga memahami doktrin-doktrin Islam dan liku-liku pergerakan muslimin di Indonesia. Adalah Victor I. Tanja yang menyusun buku sejarah kelahiran HMI yang banyak dijadikan rujukan itu. Putu Setia

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

Sumbangan Seorang Kiau-Seng untuk Republik Baru

Warisan Seorang Pendeta

Inforial

VisaTravelMoney dari Citibank

Televisi

Nasib Sebuah Sinetron Pesanan

Dan Sandy Nayoan Menjadi Juru Penerang

TEMPO|interaktif

Olahraga

Inter Milan Pukul Telak Liga Selection

Metro

John Kei Masuk Sel Tahanan Lagi

BIN Minta Semua Pihak Jaga Konser Lady Gaga

Nasional

Cekcok di Keraton Solo Jadi Tontonan Turis

Nasional

Serangan Ibas-Anas, Marzuki Minta Pers Tak Urusi Demokrat  

Metro

Tiap Bulan, Terjadi 10 Aksi Pelecehan Seksual di Depok

Nasional

Mahfud MD Minta Pemerintah Transparan Soal Corby  

Nasional

Romli: Grasi Corby Murni Kebijakan Politik

Olahraga

Tandang ke Sriwijaya, Persipura Optimistis Menang

Nasional

Raja Solo Masih Terkunci dalam Keraton  

Nasional

10 Jam Dicecar KPK, Menteri Andi Bantah Terima Suap  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif