• Home
  • 17 Mei 1999
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Seni
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 17 Mei 1999

    Eksperimen dari Pojok Utankayu

    Namanya Kantor Berita Radio 68H. Jelas ini perpaduan antara kantor berita dan stasiun radio. Nama "68H" itu diambil dari nomor lokasinya di Jalan Utankayu 68-H, Jakarta Timur. Walau ada kata "radio", jangan berharap ada parade lagu, musik ingar-bingar, apalagi sandiwara radio. Kantor berita radio milik Institut Studi Arus Informasi (ISAI)--lembaga nonprofit di bidang informasi--yang baru sebulan beroperasi itu hanya menyiarkan berita aktual harian seperti politik, ekonomi, hukum, dan seni budaya. Tapi jangan coba-coba mencari gelombangnya di radio Anda. Sebab, radio yang satu ini hanya bisa didengar (dan dibaca) melalui internet.

    Tepatnya, Anda bisa mengunjungi situs ISAI di alamat www.isai.or.id. Syaratnya, komputer Anda harus dilengkapi dengan MP3--peranti lunak penerima suara--plus perangkat keras sound card. Dengan itu semua, di layar komputer, Anda bisa membaca teks berita sekaligus mendengarkan suara reporter membacakan berita untuk Anda. Seperti lazimnya kantor berita, 68H juga menerjunkan enam orang reporter ke lapangan. Mereka melaporkan jalannya suatu kejadian, termasuk mewawancarai sumber berita. Hasil rekaman suara reporter 68H kemudian "diedit"--suara yang terlalu tinggi diturunkan dan sebagainya--lalu diberi pengantar oleh editor di studio. Selain itu, reporter menulis teks berita, yang kemudian melengkapi suara sang reporter. Suara dan teks ini kemudian di-compressed (dipadatkan) dan di-online-kan di situs ISAI dan juga siap dikirimkan ke berbagai stasiun radio melalui internet.

    Radio? Ya, 68H juga bekerja sama (sampai sekarang) dengan tujuh stasiun radio, di antaranya Suara Padang, Paraswana Samarinda, Nebula Nada Palu, DMWS Kupang, serta 5 a Sec dan MS Tri Jakarta.

    Nah, sekitar 12 berita yang diproduksi 68H dalam sehari akan di-download oleh tiap-tiap stasiun radio itu dan disiarkan melalui pemancar masing-masing. Bahkan, penyebarluasan ini bisa dilakukan radio mana pun, tanpa dipungut biaya. "Gratis. Tidak perlu ongkos langganan," kata Andreas Harsono, Sekretaris Eksekutif ISAI. Malah, ISAI membantu meminjamkan perangkat komputer kepada empat radio tadi. Tentu saja bentuk penyebarluasan informasi seperti ini sangat menguntungkan pihak radio yang "melanggan" 68H. "Ongkos produksi bisa ditekan. Tak perlu mempekerjakan banyak reporter, tapi tetap bisa menyiarkan berita aktual," kata Wiena Windari, Station Manager Radio 5 a Sec FM. Semua dana investasi 68H, sekitar Rp 500 juta, adalah bantuan berbagai lembaga nonprofit seperti Asia Foundation dan Media Development Loan and Foundation (MDLF).

    Dari segi penyebaran berita, 68H memang lebih cepat dari harian. Bahkan, berita 68H diperbarui tiga kali sehari. Berita terbaru bisa Anda pantau dari kantor, rumah, atau dari mana saja asalkan Anda terhubung dengan saluran internet. "Kalau ada kerusuhan, kita bisa membaca beritanya tanpa harus ke luar rumah," kata seorang pelanggan.

    Sebenarnya, Kantor Berita Radio 68H bukanlah "radio" pertama di internet. Sebelumnya sudah ada Quadran, milik Prambors Group, yang memulai debutnya saat Sidang Istimewa MPR dan peristiwa lengsernya Presiden Soeharto, Mei 1998. Bedanya, Quadran tak bisa diklik siapa saja. Siaran berita Quadran dikirim melalui surat elektronik kepada radio yang masuk dalam Prambors Group, di Jakarta, Bandung, dan Manado. Hanya stasiun radio penerima e-mail yang bisa mengakses berita yang dikirim. Sampai kini memang sisi komersial Quadran belum dikembangkan secara maksimal. "Tapi beberapa radio sudah sering membeli berita kami," kata La Rane Hafied, redaktur Quadran. Sisi komersial inilah yang kelihatannya belum banyak dipikirkan oleh 68H, yang sampai kini masih "hidup" dari dana bantuan.

    Berita memang bukan monopoli pemerintah lagi di zaman ini. Begitu juga upaya menyebarluaskannya. Jika ada banyak sumber berita, tentu orang akan mencari yang paling tepercaya--tak perduli milik pemerintah atau swasta. Apakah 68H akan menjadi sumber berita tepercaya? Inilah tantangan yang tidak enteng untuk kantor berita radio yang mangkal di pojok Utankayu itu.

    Mardiyah Chamim dan Dewi Rina Cahyani


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Penghargaan

Buku

Sebuah Cermin Cembung

Inforial

Theme Park Opel Live

TEMPO|interaktif

Kehadiran Terry Tak Ganggu Kondisi Skuad Inggris

Nasional

Jenazah Susana Korban Sukhoi Disambut Histeris

Olahraga

535 Atlet Sepatu Roda di Hamengku Buwono Cup

Nasional

Jokowi Siap Jadi Mediator Konflik Keraton Solo  

Olahraga

Aguero: City Selevel dengan Madrid dan Barca

Pemimpin Jemaat HKBP Filadelfia Diancam Dibunuh

Nasional

Di Yogya, Dahlan Iskan Ogah Bagi Sembako Gratis

Olahraga

Inter Milan Pukul Telak Liga Selection  

Metro

John Kei Masuk Sel Tahanan Lagi

BIN Minta Semua Pihak Jaga Konser Lady Gaga  

Nasional

Cekcok di Keraton Solo Jadi Tontonan Turis

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif