• Home
  • 31 Mei 1999
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Teater
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 31 Mei 1999

    OPEL Zafira dengan Multi-Variable Seat System

    Produsen otomotif terkemuka dari negeri Jerman, Opel, meluncurkan sistem konfigurasi tempat duduk pada produk Opel Zafira. Produk tersebut dilengkapi dengan sistem tempat duduk mutakhir, yang mewakili kategori baru dari sebuah kendaraan, yaitu kendaraan yang menyediakan efisiensi dalam pemanfaatan ruang. Desain yang kompak bergaya Eropa dengan tujuh tempat duduk dan sebuah konsep interior multivariabel membuat mobil ini menjadi pilihan utama bagi penggemar mobil station wagon. Karakteristik dari model baru tersebut ialah dinamis, berjiwa muda, dan posisi tempat duduk tinggi, yang menawarkan keluasan jangkauan pandangan. Keunikan dari produk ini adalah fleksibilitas interiornya, yakni komposisi tempat duduknya dapat diubah dari 7 menjadi 2 tempat duduk hanya dalam beberapa detik, tanpa harus mengeluarkan kursi dari mobil. Diyakini produk ini akan menciptakan tren baru dalam industri otomotif di Eropa, khususnya untuk kategori mobil kompak. Zafira dilengkapi dengan sistem pengereman ABS 4 Channel teknologi terbaru yang canggih, untuk memastikan kestabilan mobil dalam situasi pengereman yang kritis. Di samping itu, Opel Zafira menyediakan sistem pengamanan yang komperehensif dengan tersedianya front standard airbag dan optional side airbag.


    Pesawat Airbus ke-2.000

    Pertengahan Mei lalu produsen pesawat terbang terkemuka di dunia, Airbus, meluncurkan pesawat produksinya yang ke-2.000, sejak didirikan 30 tahun lalu. Pesawat tersebut merupakan pesanan dari Lufthansa Airlines (Jerman), berupa sebuah pesawat seri A340-300, yang diserahkan dari kantor pusat Airbus di Toulouse, Prancis. Lufthansa adalah konsumen terbesar bagi pesawat produksi Airbus sejak 1976. Pada saat itu Lufthansa memesan pesawat seri A300. Pesawat A340-300 yang baru diserahkan kepada Lufthansa itu merupakan pesawat Airbus ke-150 yang dimiliki oleh maskapai penerbangan tersebut. Saat ini, dengan pesanan 1.400 pesawat, Airbus telah meningkatkan kapasitas produksinya guna memenuhi peningkatan kebutuhan konsumennya. Diperlukan waktu 23 tahun untuk memproduksi pesawat Airbus ke-1.000 pada Maret 1993, yaitu sebuah pesawat A320 pesanan Northwest Airlines. Sementara itu, untuk produksi pesawat ke-2.000 hanya dibutuhkan waktu 6 tahun, diharapkan produksi yang ke-3.000 akan dapat dicapai pada waktu 3 tahun. Airbus mengembangkan generasi terbaru dari seri A340 yaitu A340-600 yang kapasitas daya angkutnya lebih besar ketimbang semua seri A340 dan juga seri A340-500 yang daya angkutnya sedikit di bawah A340-600. Direncanakan, A340-600 dan A340-500 akan mulai mengudara pada pertengahan tahun 2002.


    Solusi IBM Supply Chain Management

    Tren perkembangan teknologi informasi yang semakin kompleks menuntut tersedianya teknologi dan infrastruktur untuk mentransformasi bisnis tradisional menjadi e-business. IBM, sebagai pemimpin dalam e-business, menawarkan sebuah solusi Supply Chain Management (SCM) terpadu untuk membantu pelanggannya merealisasi keuntungan bisnis melalui pemanfaatan solusi yang ampuh, andal, dan terbaik dalam kelasnya. Supply Chain Management lebih luas jangkauannya daripada e-commerce; dia menghubungkan semua komunikasi perusahaan, proses bisnis, dan transaksi, dengan memasukkan bukan saja unsur pelanggan, tetapi juga karyawan, pemasok, dan mitra dagang. SCM bergerak di dalam kerangka e-business, sebagai media yang bisa dimanfaatkan dan digunakan sebagai fondasi.Unsur penunjang solusi SCM dari IBM adalah tersedianya keluarga server IBM-S/390, AS/400e, RS/6000 dan Netfinity yang direkayasa sesuai dengan cara perusahaan-perusahaan berbisnis, yang kesemuanya menawarkan standar paling tinggi dalam hal pengamanan, skalabilitas, dan tingkat ketersediaan. Di samping itu, IBM juga menyediakan jasa IBM Global Services, yang membantu para pelaku bisnis memanfaatkan dinamika pasar melalui pendekatan holistis, antara lain jasa konsultasi profesional dari IBM Consulting, jasa pemanfaatan e-business dan integrasinya, desain dan pembangunan infrastruktur, jasa dukungan untuk produk, serta jasa pengelolaan dan operasional keseluruhan sistem. Untuk informasi lebih lanjut, klik saja www.ibm.com/e-business/supplychain.


    Kesempurnaan Suara dan Gambar Imax Dome

    Pernahkah pada suatu waktu Anda bermimpi menjadi orang yang berhasil menaklukkan ganasnya puncak Gunung Everest atau menyelam di dasar laut Karibia? Dengan teknologi yang canggih, saat ini Anda tak perlu lagi sekadar bermimpi. Saat ini di San Jose, California Utara, telah tersedia teater Imax dengan teknologi canggih, yang sanggup membawa Anda menjelajahi puncak Everest tanpa harus pergi ke Nepal. Tidak seperti Imax teater layar datar yang konvensional, Hackworth Imax Dome Theater mempunyai delapan layar raksasa yang berbentuk kubah dan terdiri dari 6 channel. Dengan suara digital yang dihasilkan dari 44 speaker berkekuatan 13.000 watt, Anda akan diajak mengeksplorasi nuansa-nuansa alami dari film yang ditampilkan. Teater ini mampu menampung 295 orang dengan kursi khusus yang bisa membuat penonton serasa berada di situasi aslinya. Saat ini yang sedang diputar ialah film The Living Sea, yang menceritakan keindahan panorama laut. Narasi film tersebut dibacakan oleh Meryl Streep, sedangkan musiknya digarap oleh Sting. Selain itu, pada musim panas 1999, akan diputar juga film Everest, yang menceritakan kedahsyatan dan misteri yang menyelimuti gunung tertinggi di dunia itu. Narasinya dibacakan oleh Liam Neeson, sedangkan musiknya digarap oleh George Harrison.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Penobatan

Buku

Esensi dari Esensi Naguib Mahfouz

Catatan Pinggir

Siapa

Indonesiana

Maling Pulsa Telepon Ambon

Inforial

OPEL Zafira dengan Multi-Variable Seat System

Seni Rupa

Realitas dan Fantasi Kekerasan

TEMPO|interaktif

Internasional

Polisi Myanmar Pukuli Demonstran Listrik Byar-Pet

Mencicipi Makanan Malaysia di Kedai Penang

Teknologi

Penjualan BlackBerry Turun, BBM Tetap Teratas

Layanan Telepon dari Pesawat Ditolak Penumpang

Gaya Hidup

Buku Murah di Pameran Bandar

Inforial

Menyelami Gaya Hidup Urban Legian

The 101 Legian

Inforial

Luncurkan BII KPR Bebas Bunga

Bank Internasional Indonesia (BII)

Inforial

Makin Dikenal melalui Superbrands

Sirup Kurnia

Bisnis

Tahun Ini, Garuda Tambah 21 Pesawat Baru

Sharon Stone Digugat Mantan Pengasuh Anaknya

Seni & Hiburan

Cedera Otak, Figuran Transformer Terima Kompensasi

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif