• Home
  • 26 Februari 2001
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Layar
  • Seni
    • Tari
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip
  • 26 Februari 2001
    AS-Rusia:

    Skandal Spionase di Milenium Ketiga

    Seorang pejabat senior Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat ternyata agen ganda dinas rahasia Rusia. Inilah skandal spionase terbesar di AS sejak usainya Perang Dingin. Minggu dua pekan lalu di sebuah taman di Virginia Utara, Robert Philip Hanssen, 56 tahun, ahli kontraintelijen FBI, disergap ketika tengah menjual informasi berkategori "most sensitive and highly classified information'' pada agen SVR (Badan Intelijen Rusia--pengganti KGB). Ia dibayar US$ 1,4 juta dan sejumlah berlian untuk "kerja sama"-nya selama ini. Hanssen kini menghadapi ancaman hukuman mati kerena perbuatannya tersebut. Ia juga dikenai dua tuduhan tambahan, yaitu menjual dokumen rahasia kepada agen KGB pada Maret 1989, dan membocorkan identitas tiga agen rahasia KGB yang bekerja untuk Amerika pada Oktober 1985. Presiden George W. Bush mengaku sangat terkejut mengetahui skandal yang memalukan intelijen negaranya itu. "Ini menjadi hari yang sulit bagi kalangan penegak hukum dan masyarakat intelijen," katanya seperti dikutip Associated Press. Pemerintah Amerika kini tengah menugasi mantan direktur CIA dan FBI, William Webster, untuk meneliti ulang sistem keamanan nasional Amerika. Kecurigaan pada Hanssen muncul sejak akhir tahun lalu, ketika investigasi internal FBI menemukan hilangnya beberapa dokumen penting. Hanssen memang bertugas di markas FBI Washington sebagai pengamat misi pemerintah Rusia di Amerika. Dengan tertangkapnya Hanssen, berarti sudah ada tiga agen FBI yang diketahui pernah bekerja untuk kepentingan Moskow. Tercatat sebelumnya Richard Miller, pada pertengahan 1980-an, dan Earl Pitts, seorang pengacara, pada akhir tahun 1990, yang dihukum karena bertindak sebagai agen ganda. Sementara itu, Moskow belum mengeluarkan pengakuan ataupun bantahan atas kasus Hanssen ini. Dwi Arjanto dan Arief A. Koeswardono (dari berbagai sumber)

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Daging Kurban, Dikornetkan Saja

Album

Sakit

Buku

Buah Cinta Sang Budayawan

Catatan Pinggir

Infalibilitas

Layar

Lat, Crayon Shin-chan, dan Calvin: Kisah Para Bocah dalam Komik

Lat: Si Kampung Boy yang Rendah Hati

'Crayon Shin-chan', Sang Penebar Virus

Tari

Menengok Karya Tari Dua Luthan

TEMPO|interaktif

Nasional

Terima Grasi, Corby Sehat dan Ketawa-ketiwi

Nasional

Kelompok Siapa yang Usir Anas - Ibas di Ternate?

Metro

Reka Ulang Kasus Geng Motor, Siapa Pembunuh Ismail - Anggi Belum Jelas

Nasional

Polisi dan BIN Usut Penyerang Anas-Ibas

Nasional

Grasi Corby, Kekalahan Politik Diplomasi Indonesia

Seni & Hiburan

Konser Lady Gaga, Pengelola GBK Tolak Tanggapi

Seni & Hiburan

Ahmad Dhani Bakal Nostalgia Dewa 19

Metro

Bawa Narkoba, Putri Pedangdut Ditangkap

Tak Boleh Ada Mal di Taman Pramuka Cibubur

Internasional

Gaya Trio ‘Lara Croft' di Parkiran

KFC Indonesia Klaim Peduli Lingkungan

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif