• Home
  • 02 Juli 2001
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Layar
  • Seni
    • Fotografi
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 02 Juli 2001

    Tindakan Pak Polisi Masih Wajar

    Apakah tindakan aparat keamanan mengatasi aksi demonstrasi mahasiswa melampaui batas?
    (22 - 29, Juni 2001)
    Ya
    42.2% 153
    Tidak
    55.1% 199
    Tidak tahu
    2.5% 9
    Total 100% 361

    Sepanjang pekan lalu, aparat kepolisian sibuk menangani unjuk rasa mahasiswa menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Lemparan batu dan aksi bakar ban bekas oleh para calon sarjana ini dibalas aparat kepolisian dengan tembakan gas air mata dan peluru karet.

    Jatuhnya korban luka-luka di pihak mahasiswa ternyata tidak serta-merta membuat semua orang menyalahkan kepolisian. Sebagian besar responden (55,1 persen) jajak pendapat TEMPO Interaktif malah menilai tindakan aparat penegak hukum tersebut belum melewati batas.

    Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Anton Bachrul Alam, mengaku anggotanya ada yang melakukan penembakan dalam menangani aksi-aksi mahasiswa tersebut. Namun, tindakan keras dengan peluru karet ini semata-mata untuk melumpuhkan, dengan sasaran daerah lutut ke bawah. "Apakah masyarakat setuju atau tidak, yang jelas polisi harus menghentikan kegiatan yang membahayakan kepentingan umum," begitu alasannya.

    Meski demikian, Anton mengakui ada anggotanya yang telah melakukan tindakan pemukulan dan penganiayaan dalam menangani aksi massa belakangan ini. Tindakan yang sebetulnya tidak patut dilakukan itu dilakukan anggotanya karena emosi.


    Jajak Pendapat Pekan Depan:

    Pemerintah memutuskan untuk mengedarkan kupon transportasi bagi pelajar dan mahasiswa. Langkah ini diambil pemerintah dalam upaya mengurangi beban masyarakat kelas menengah ke bawah akibat naiknya harga BBM yang lantas diikuti oleh kenaikan tarif angkutan umum. Apakah Anda setuju dengan penerapan kupon transportasi untuk pelajar dan mahasiswa? Suarakan pendapat Anda melalui www.tempointeraktif.com .


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

    cover

    Agama

    Guru Spiritual dari Cilandak

    Pesantren Azzaitun

    Mereka Membidik Azzaitun

    Album

    Promosi

    Penghargaan

    Buku

    Dari Rusia ke 'Kapal Selam' Orde Baru

    Meluruskan Sejarah Lewat Kesaksian

    Catatan Pinggir

    Dur

    Fotografi

    Harta Karun dalam Rekaman Foto

    Layar

    Catatan Harian Anne Frank, 'Holocaust', dan Kontroversi Sejarah

    Dari Prinsengracht 263

    Kisah Anak-Anak dalam Gelap

    TEMPO|interaktif

    Nasional

    Apa yang Terjadi Jika Ruang Sidang Tipikor Sepi Kasus ?

    Teknologi

    Badak Ternyata Bisa Juga Cemburu

    Nasional

    Serangan Anas-Ibas Bukti Demokrat Rentan Konflik

    Metro

    Mulai Senin, Ada Pengalihan Lalu Lintas di Kuningan

    Bisnis

    Elpiji Bersubsidi Langka Diduga karena Dioplos

    Nasional

    Aroma Konspirasi di Balik Pengusiran Anas-Ibas ?

    Nasional

    Wamen Denny Siap Ladeni Gugatan atas Grasi Corby

    Nasional

    Denny Akui Grasi Corby Ada 'Dimensi' Diplomasi  

    Nasional

    Grasi untuk Corby, Indonesia Tabrak Konvensi PBB

    Nasional

    Terima Grasi, Corby Sehat dan Ketawa-ketiwi

    Nasional

    Kelompok Siapa yang Usir Anas - Ibas di Ternate?

    iklan generik

    Top
    • Majalah Tempo
    • English Edition
    • Koran Tempo
    • PDAT
    • Photostock
    • U-Mag
    • Ruang Baca
    • Blog
    • Jurnalisme Publik
    • iTempo
    • Video
    • Audio
    • Infografis
    • Nasional
    • Metro
    • Bisnis
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Gaya Hidup
    • Seni & Hiburan
    • Internasional
    • Selebritas
    • Kolom
    • English
    • Japanese
    • Help
    • About us
    • Contact
    Copyright 2011 TEMPOinteraktif