• Home
  • 03 September 2001
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Televisi
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Seni
    • Teater
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip
  • 03 September 2001

    Guru Tuntut Rapel Gaji

    BURUH mogok sudah biasa, guru mogok jadi berita. Ribuan pengajar di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, melakukan aksi mogok mengajar sejak Kamis dua pekan lalu, 23 Agustus. Mereka menuntut agar diberi rapel atas gaji mereka sejak Januari hingga Juli 2001. Aksi mogok para pengajar, yang juga terjadi di Jawa Tengah dan Lampung, telah memacetkan kegiatan belajar-mengajar. Penyebab keterlambatan gaji guru adalah pembelokan alokasi uang gaji untuk proyek pembangunan, yang menurut pemda harus segera didanai-sebuah tindakan yang menurut Menko Kesra Jusuf Kalla tidak bisa dibenarkan. Sayangnya, tidak ada sanksi apa pun yang akan diajukan pemerintah pusat. Dalam sidang kabinet Kamis pekan lalu, 30 Agustus, diputuskan penyelesaian itu sepenuhnya diserahkan kepada tiap daerah. "Sesuai dengan Undang-Undang No. 22/1999 tentang Otonomi Daerah, pemerintah daerah yang harus menyelesaikannya," kata Menteri Kalla. Meskipun pemerintah pusat tidak akan memberi sanksi, Kalla mengaku telah membicarakan masalah itu dengan tiga gubernur yang daerahnya memiliki masalah keterlambatan rapel gaji. "Dari tiga daerah itu, baru Gubernur Jawa Timur yang sudah menyanggupi akan menyelesaikannya sesegera mungkin, pa-ling lambat September mendatang," kata Kalla. Adapun dananya akan ditalangi pemerintah atau dicarikan pinjaman dari bank. Bina Bektiati, Adi Prasetya, Johan Budi S.P., Tempo News Room

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

Kisah dari Para Amtenar

Catatan Pinggir

Baucau

Televisi

Melongok Dapur Politik di Gedung Putih

TEMPO|interaktif

Bisnis

Prospek Saham Teknologi Bebani Bursa Nasdaq

Artika Jual Baju Hingga ke Australia Via Facebook

Internasional

Rusia Pikir Amerika Sabotase Sukhoi

Nasional

Apa yang Terjadi Jika Ruang Sidang Tipikor Sepi Kasus ?

Teknologi

Badak Ternyata Bisa Juga Cemburu

Nasional

Serangan Anas-Ibas Bukti Demokrat Rentan Konflik

Metro

Mulai Senin, Ada Pengalihan Lalu Lintas di Kuningan

Bisnis

Elpiji Bersubsidi Langka Diduga karena Dioplos

Nasional

Aroma Konspirasi di Balik Pengusiran Anas-Ibas ?

Nasional

Wamen Denny Siap Ladeni Gugatan atas Grasi Corby

Nasional

Denny Akui Grasi Corby Ada 'Dimensi' Diplomasi  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif