Golkar kembali menunjukkan kepiawaiannya merebut kursi gubernur di provinsi baru. Setelah di Maluku Utara dan Gorontalo, kader partai ini berhasil memenangi pemilihan Gubernur Provinsi Banten, Senin lalu. Pasangan Djoko Munandar-Ratu Atut Chosiyah, yang dijagokan Partai Beringin itu, akhirnya terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubenur Banten. Mereka mengalahkan pasangan Ace Suhaedi Madsupi-Tubagus Mamas Chaeruddin, yang dijagokan PDIP.
Ketua DPRD Banten, Dharmono K. Lawi, menyatakan lega atas selesainya pemilihan gubernur di provinsi itu setelah sempat tertunda sebanyak tujuh kali. "Pemilihan ini memang melelahkan," katanya seraya mengingatkan gubernur terpilih agar tak cepat puas dengan hasil pemilihan itu. Menurut dia, berbagai permasalahan Banten sebagai provinsi baru sudah menunggu penanganannya.
Imbauan Ketua DPRD itu ditanggapi gubernur terpilih, Djoko Munandar, dengan menyebut pihaknya akan mengedepankan empat masalah pokok sebagai kebijakan utama dalam tahun pertama masa tugasnya. Keempatnya adalah masalah tata ruang, masalah kemiskinan, ketidakberdayaan aparatur, dan pendidikan. Untuk mewujudkan tekadnya itu, Djoko meminta semua komponen di Banten, termasuk yang menentang proses pemilihan gubernur, memberikan kontribusinya.
Sementara itu, Ace Suhaedi menyatakan menerima kekalahannya. "Saya sangat menghargai hasil pemilihan ini," katanya.
Prasidono L., Zed Abidien, Tempo News Room