• Home
  • 10 Desember 2001
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 10 Desember 2001
    Serang

    Gubernur Banten Terpilih

    Golkar kembali menunjukkan kepiawaiannya merebut kursi gubernur di provinsi baru. Setelah di Maluku Utara dan Gorontalo, kader partai ini berhasil memenangi pemilihan Gubernur Provinsi Banten, Senin lalu. Pasangan Djoko Munandar-Ratu Atut Chosiyah, yang dijagokan Partai Beringin itu, akhirnya terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubenur Banten. Mereka mengalahkan pasangan Ace Suhaedi Madsupi-Tubagus Mamas Chaeruddin, yang dijagokan PDIP. Ketua DPRD Banten, Dharmono K. Lawi, menyatakan lega atas selesainya pemilihan gubernur di provinsi itu setelah sempat tertunda sebanyak tujuh kali. "Pemilihan ini memang melelahkan," katanya seraya mengingatkan gubernur terpilih agar tak cepat puas dengan hasil pemilihan itu. Menurut dia, berbagai permasalahan Banten sebagai provinsi baru sudah menunggu penanganannya. Imbauan Ketua DPRD itu ditanggapi gubernur terpilih, Djoko Munandar, dengan menyebut pihaknya akan mengedepankan empat masalah pokok sebagai kebijakan utama dalam tahun pertama masa tugasnya. Keempatnya adalah masalah tata ruang, masalah kemiskinan, ketidakberdayaan aparatur, dan pendidikan. Untuk mewujudkan tekadnya itu, Djoko meminta semua komponen di Banten, termasuk yang menentang proses pemilihan gubernur, memberikan kontribusinya. Sementara itu, Ace Suhaedi menyatakan menerima kekalahannya. "Saya sangat menghargai hasil pemilihan ini," katanya. Prasidono L., Zed Abidien, Tempo News Room
cover

Agama

Syak Wasangka untuk Azzaitun

Buku

Sufi Kota, Sufi dengan Dasi

Catatan Pinggir

Rifangi

Seni Rupa

Potret Diri Sang Pelukis Rakyat

TEMPO|interaktif

Nasional

Besok, Gedung Putih Umumkan Jadwal Kunjungan Obama ke Indonesia  

Nasional

Partai Demokrat Tidak Akan Ganti Marzuki Alie sebagai Ketua DPR  

Metro

Kebon Sirih Diblokir Pedagang Ayam  

Nasional

Polisi: Ada Indikasi Tindak Pidana Kasus L/C Fiktif  

Internasional

Amerika Minta Israel Batalkan Bangun Perumahan Baru  

Metro

Kepulauan Seribu Jadi Pengembangan Wisata Bahari  

Teknologi

Mari Peringari Hari Pi Bersama Google

Selebritas

Smitha Anjani Habiskan Malam Menjajal Jajanan

Nasional

Obama ke Indonesia 23 Maret  

Internasional

Chaves Perintahkan Pengaturan Internet  

Metro

Demo Tolak Obama Kembali Digelar  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright ©20010 TEMPOinteraktif