• Home
  • 10 Desember 2001
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 10 Desember 2001

    Biar Resesi, Berlibur Jalan Terus

    Bagi sebagian orang, berlibur rupanya sudah menjadi kebutuhan yang sulit ditinggalkan. Tak peduli resesi dunia sudah di ambang mata, berlibur jalan terus. Setidaknya hal ini terlihat dari data yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) akhir pekan lalu. Mungkin ini di luar perkiraan: wisatawan yang berkunjung ke Indonesia tak surut oleh situasi ekonomi ataupun gonjang-ganjing politik. Bahkan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia dari Januari hingga Oktober 2001 meningkat 3,64 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Jumlah wisatawan yang berkunjung tahun ini sebesar 3.579.152 orang, sementara tahun lalu hanya 3.453.475 orang. Namun, harus diakui, jumlah turis yang datang ke Indonesia pada Oktober merosot sekitar 19,47 persen dibanding bulan sebelumnya, dari 386.182 orang menjadi 310.997 pengunjung. Menurut BPS, penurunan ini terhitung tinggi, dan sedikit-banyak adalah imbas dari tragedi penyerangan terhadap World Trade Center (WTC) di AS September lalu. Hingga Oktober lalu, jumlah penumpang dan frekuensi penerbangan ke Indonesia menurun drastis. Hal itu dibenarkan oleh Tom Mc Ifle, Manajer Pemasaran Panorama Tours. Sejak tragedi WTC, banyak maskapai penerbangan yang mengurangi frekuensi penerbangan. Dampaknya, beberapa maskapai penerbangan terpaksa melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) atau malah bangkrut. Sejumlah wisatawan asing pun membatalkan kedatangannya ke Indonesia. Situasi ini berlangsung setelah tragedi WTC hingga pertengahan Oktober lalu. Kondisi sebaliknya justru terjadi pada para pelancong dari dalam negeri. Sementara turis mancanegara mengurangi frekuensi bepergian, minat turis domestik ternyata tak menunjukkan gejala menurun. Bahkan, minat para turis lokal berlibur ke luar negeri justru meningkat. Memang, ketika terjadi tragedi WTC, kunjungan wisatawan lokal ke luar negeri sempat sepi. Tetapi sejak Oktober jumlahnya terus meningkat. Bahkan, di awal Desember, Panoraman Tours mencatat jumlah wisatawan lokal yang berlibur ke luar negeri mendekati 100 grup, atau sekitar 3.000 orang. Tujuan berlibur masih ke tempat-tempat favorit selama ini: RRC dan Australia. Untuk tujuan domestik, tempat favorit juga masih diduduki Bali dan Yogya. Pada libur Lebaran nanti, jumlah tamu yang memesan paket liburan di Panorama sudah penuh: sekitar 80 grup atau 240-an turis lokal.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Syak Wasangka untuk Azzaitun

Buku

Sufi Kota, Sufi dengan Dasi

Catatan Pinggir

Rifangi

Seni Rupa

Potret Diri Sang Pelukis Rakyat

TEMPO|interaktif

Bisnis

Panin Sekuritas: Indeks Bergerak Datar Antara 3.940 – 4.000

Ada Akun @TrioMacan2000, Ini Komentar Trio Macan  

Olahraga

Dukungan Interisti Indonesia Bikin Kagum Cordoba

Nasional

OPM Ingin Hidup Damai dengan Polisi

Nasional

TrioMacan2000 Akhirnya Mau Buka Identitas?

Olahraga

Juventus Perpanjang Kontrak Conte

Bisnis

Prospek Saham Teknologi Bebani Bursa Nasdaq

Artika Jual Baju Hingga ke Australia Via Facebook

Internasional

Rusia Pikir Amerika Sabotase Sukhoi

Nasional

Apa yang Terjadi Jika Ruang Sidang Tipikor Sepi Kasus ?

Teknologi

Badak Ternyata Bisa Juga Cemburu

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif