• Home
  • 10 Desember 2001
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 10 Desember 2001

    Dunia Monster Jenaka

    Monster Inc Sutradara : Pete Docter Skenario : Andrew Stanton dan Daniel Gerson Pengisi suara : John Goodman, Billy Crystal, Steve Buscemi, Mary Gibbs Produksi : Disney, 2001 SATU monster merah jambu baru saja keluar dari sebuah pintu. Tanpa ia ketahui, sepotong kaus kaki bocah menempel di punggungnya. Sontak, rekannya menjerit, "Pencemaran!" Suasana pun segera hiruk-pikuk. Pasukan antikontaminasi langsung berlarian merangket si monster merah jambu. Kaus kaki dimusnahkan dalam tabung khusus. Bulu-bulu sang monster disiangi agar steril. Adegan ini termasuk yang paling kocak dalam film Monster Inc. Film ini lahir dari dapur Pixar, kreator Toy Story, pelopor pembuatan film animasi yang sepenuhnya menggunakan teknologi komputer. Dalam film ini dikisahkan sebuah dunia yang dihuni para makhluk berwujud aneh-aneh. Ada makhluk yang mengeluarkan api setiap kali ia bersin, ada makhluk berambut ular, ada pula yang berkaki kepiting. Para monster ini punya cara unik untuk memenuhi kebutuhan energi listriknya. Mereka masuk kamar anak-anak kecil di dunia manusia dan melakukan aksi menakut-nakuti. Teriakan ngeri bocah yang ketakutan itulah yang dikumpulkan dan jadi sumber energi listrik dunia monster. Namun, para monster juga harus hati-hati karena, bagi mereka, anak kecil memiliki kuman berbahaya. Para pemanen rasa takut tersebut bekerja untuk Monster Inc. yang dipimpin Waternoose (pengisi suara: James Coburn). Pekerja teladan di perusahaan ini adalah James "Sulley" Sullivan (John Goodman), monster berbulu belang warna hijau-ungu. Setiap hari, ia mengungguli rekan-rekannya yang mulai gagal membuat anak-anak takut. Prestasi Sulley sangat membanggakan pasangan kerjanya, Mike Wazowski (Billy Crystal), monster bertubuh bulat berwarna limau dan cuma punya mata satu. Namun, lain halnya dengan Randall (Steve Buscemi), pekerja lain yang iri setengah mati pada Sulley. Randall, yang ingin menyamai rekor Sulley, satu malam bermain curang. Ia kerja lembur untuk mencari korban baru. Tanpa sengaja, Sulley berada di lokasi kejadian. Tanpa diduga Sulley, dari pintu yang terbuka itu keluar seorang bocah perempuan kecil yang belum bisa bicara (suara diisi Mary Gibbs, yang baru berusia 2,5 tahun). Sulley ketakutan setengah mati saat sang bocah mengajaknya bermain. Tak tahu apa yang harus ia perbuat, Sulley pun membawa bocah yang gemar berseru "boo" ini ke rumah, yang membuat Mike uring-uringan. Ketika Boo sedang bergembira dan tertawa keras, tiba-tiba pasokan energi listrik jadi melimpah-limpah. Cerita selanjutnya bergulir pada pertemanan dua monster ini dan upaya mereka mengembalikan Boo ke dunia asalnya. Akhir film tak terlalu sulit ditebak karena agak klise, yaitu tawa membawa kekuatan jauh lebih hebat ketimbang ketakutan. Untuk penonton anak-anak, ini memang penutup cerita yang nyaman. Namun, untuk penonton dewasa, akhir cerita seperti ini menjadikan Monster Inc. kalah menggigit dibandingkan dengan Shrek, film animasi produksi Dreamworks. Meskipun begitu, Monster Inc. tetap mendatangkan hiburan segar. Keunggulan per-tama adalah teknologi animasi yang kian canggih yang digunakan Pixar. Tengok detail bulu-bulu Sulley. Adegan kejar-kejaran di rel yang mengangkut pintu-pintu juga seru. Humor-humor segar muncul tak putus. Misalnya, ketika pacar Mike yang berambut ular ingin memendekkan rambutnya, sontak para ular tercekam ngeri. Tak boleh dilupakan adalah sumbangan dua aktor pengisi suara, Goodman dan Crystal, yang berhasil menghidupkan karakter mereka dengan baik. Salah satu ukuran keberhasilan Monster adalah tingkat kelarisannya. Sampai pekan kelima pemutarannya di Amerika Utara saja, film ini sudah meraup US$ 204 juta (sekitar Rp 2,04 triliun). Untuk ajang Oscar tahun depan, film ini akan bersaing ketat dengan Shrek dan Final Fantasy dalam kategori film animasi terbaik. Sekalipun Pixar adalah pelopor teknologi animasi dengan komputer, tahun depan ia harus bersaing ketat dengan Dreamworks, yang memproduksi Shrek. Yusi Avianto Pareanom

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Syak Wasangka untuk Azzaitun

Buku

Sufi Kota, Sufi dengan Dasi

Catatan Pinggir

Rifangi

Seni Rupa

Potret Diri Sang Pelukis Rakyat

TEMPO|interaktif

Bisnis

Panin Sekuritas: Indeks Bergerak Datar Antara 3.940 – 4.000

Ada Akun @TrioMacan2000, Ini Komentar Trio Macan  

Olahraga

Dukungan Interisti Indonesia Bikin Kagum Cordoba

Nasional

OPM Ingin Hidup Damai dengan Polisi

Nasional

TrioMacan2000 Akhirnya Mau Buka Identitas?

Olahraga

Juventus Perpanjang Kontrak Conte

Bisnis

Prospek Saham Teknologi Bebani Bursa Nasdaq

Artika Jual Baju Hingga ke Australia Via Facebook

Internasional

Rusia Pikir Amerika Sabotase Sukhoi

Nasional

Apa yang Terjadi Jika Ruang Sidang Tipikor Sepi Kasus ?

Teknologi

Badak Ternyata Bisa Juga Cemburu

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif