• Home
  • 10 Desember 2001
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 10 Desember 2001

    Dahsyat, Dampak Ineks pada Wanita

    Ineks alias pil ekstasi memang memberi efek yang nyaman. Peminum obat golongan psikotropika ini merasa gembira, percaya diri, dan bebas dari rasa cemas. Rangkaian efek itu, berdasar riset mutakhir, lebih kuat pada wanita ketimbang pada laki-laki. Adalah Liesbeth Reneman, ahli radiologi dari Academic Medical Center, Amsterdam, Belanda, yang menggelar riset tersebut. Reneman merekrut 69 responden yang terbagi empat, yakni 33 orang penggemar berat ekstasi selama bertahun-tahun, 15 orang yang sesekali menelan ekstasi, 15 orang yang tak pernah menenggak ineks, dan 16 orang yang telah menyetop minum ineks selama setahun terakhir. Semua responden diminta menjalani prosedur scanning otak yang disebut positron emission tomography (PET). Tes ini dilengkapi pelacak zat radioaktif untuk memotret kerusakan sel-sel saraf. Hasil scanning lantas dibandingkan dengan kebiasaan responden minum pil ineks. Kesimpulannya, seperti dilaporkan dalam jurnal The Lancet edisi terbaru, kerusakan sel saraf pa-ling buruk terjadi pada grup penggemar berat ekstasi. Kerusakan yang amat parah terutama terjadi pada responden perempuan. Reneman menduga, hal ini terkait dengan hormon seks perempuan, estrogen, yang membuat ineks kian buruk mempengaruhi kerja sel-sel saraf. Reneman juga menjumpai bahwa kondisi sel saraf responden yang berhenti minum ineks hampir mendekati sel saraf mereka yang tak pernah menjajal ekstasi. Artinya, jika ineks segera ditinggalkan, "Sel saraf yang rusak berkesempatan memperbaiki diri," kata Reneman seperti dikutip Health Scout, pekan lalu. Tapi, jika terus-menerus ditenggak, ineks sanggup merusak hati, ginjal, dan jantung secara fatal.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Syak Wasangka untuk Azzaitun

Buku

Sufi Kota, Sufi dengan Dasi

Catatan Pinggir

Rifangi

Seni Rupa

Potret Diri Sang Pelukis Rakyat

TEMPO|interaktif

Bisnis

Panin Sekuritas: Indeks Bergerak Datar Antara 3.940 – 4.000

Ada Akun @TrioMacan2000, Ini Komentar Trio Macan  

Olahraga

Dukungan Interisti Indonesia Bikin Kagum Cordoba

Nasional

OPM Ingin Hidup Damai dengan Polisi

Nasional

TrioMacan2000 Akhirnya Mau Buka Identitas?

Olahraga

Juventus Perpanjang Kontrak Conte

Bisnis

Prospek Saham Teknologi Bebani Bursa Nasdaq

Artika Jual Baju Hingga ke Australia Via Facebook

Internasional

Rusia Pikir Amerika Sabotase Sukhoi

Nasional

Apa yang Terjadi Jika Ruang Sidang Tipikor Sepi Kasus ?

Teknologi

Badak Ternyata Bisa Juga Cemburu

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif