• Home
  • 14 Januari 2002
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat
    • Inovasi
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Selingan
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 14 Januari 2002

    BPPN Harus Direformasi

    DOKTER juga bisa sakit. Agen penyehatan perbankan nasional alias Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) pun dianggap sakit hingga perlu direformasi. Itulah usul yang dikemukakan Institute for Development, Economics and Finance (Indef). Usul itu didasari kinerja BPPN yang penuh diwarnai dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme alias KKN. Akibatnya, recovery rate atau pengembalian uang negara yang dicolong para konglomerat itu tidak sesuai dengan harapan. Ekonom Indef, Drajad H. Wibowo, menyatakan bahwa tim Indef telah melakukan berbagai penelitian yang hasilnya menunjukkan berbagai keanehan dalam aktivitas BPPN. Itu bisa dilihat dari banyaknya kasus transaksi yang tidak transparan dan penuh dengan nuansa konflik kepentingan. Hal itu menyebabkan negara rugi triliunan rupiah. Penjualan aset eks Grup Salim, misalnya. "Penjualan aset Holdiko milik Salim Group memiliki recovery rate senilai 55,8 persen, sehingga negara telah dirugikan sekitar Rp 13,1 triliun," ungkap Drajad dalam acara "Diskusi Awal Tahun Indef" di Jakarta, Kamis pekan lalu.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

Ketika Layar Putih Dimulai di Asia

Catatan Pinggir

Oklahoma

TEMPO|interaktif

Nasional

Besok, SBY Ikut Jalan Cepat di Borobudur

Bisnis

Panin Sekuritas: Indeks Bergerak Datar Antara 3.940 – 4.000

Ada Akun @TrioMacan2000, Ini Komentar Trio Macan  

Olahraga

Dukungan Interisti Indonesia Bikin Kagum Cordoba

Nasional

OPM Ingin Hidup Damai dengan Polisi

Nasional

TrioMacan2000 Akhirnya Mau Buka Identitas?

Olahraga

Juventus Perpanjang Kontrak Conte

Bisnis

Prospek Saham Teknologi Bebani Bursa Nasdaq

Artika Jual Baju Hingga ke Australia Via Facebook

Internasional

Rusia Pikir Amerika Sabotase Sukhoi

Nasional

Apa yang Terjadi Jika Ruang Sidang Tipikor Sepi Kasus ?

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif