• Home
  • 12 Agustus 2002
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Opini
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
  • Seni
    • Musik
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 12 Agustus 2002

    Inggris pun Meringis

    TERNYATA badai krisis keuangan tidak hanya menerpa Liga Italia dan Jerman. Belakangan, klub-klub besar dan kecil di Liga Inggris juga meringis tercekik paceklik. Kesulitan ini tidak terbayangkan sebelumnya. Sebab, lembaga audit tepercaya Deloitte & Touche baru saja menobatkan Liga Inggris sebagai ajang kompetisi paling makmur di Eropa. Tahun lalu Liga Utama Inggris meraup pendapatan Rp 18 triliun. Setelah dipotong berbagai pengeluaran, ada laba bersih sekitar Rp 1,2 triliun. Manchester United termasuk dalam deretan klub yang mencicipi keuntungan itu. Meski pengeluaran buat membayar gaji pemainnya meroket hingga dua kali lipat, Setan Merah menangguk laba lebih dari Rp 200 miliar tahun lalu. Sekarang? Sejumlah klub mulai terjangkiti krisis. Berbagai cara pun dilakukan untuk mengatasinya. Leeds United, umpamanya, telah melepas bintangnya, Rio Ferdinand, ke Manchester United seharga Rp 450 miliar. Chelsea juga dikabarkan siap menjual penyerang andalannya, Jimmy Floyd Hasselbaink, dengan banderol Rp 150 miliar. Sementara klub-klub Liga Utama masih bisa bertahan dengan menjual para pemainnya, tim-tim di divisi satu dan dua hanya bisa menjerit. Saat ini terdapat sekitar 30 klub yang terancam bangkrut. Klub York City termasuk yang paling babak-belur di divisi satu. Utangnya yang "hanya" Rp 18 miliar tak kunjung bisa dilunasi. Douglas Craig, bos klub ini, telah pasrah. "Kami akan segera bubar selamanya jika tak ada yang segera mengambil alih," tuturnya. Paceklik juga dirasakan Nottingham Forest. Klub divisi satu ini megap-megap setelah penjualan sahamnya dihentikan di bursa. Saham Forest tidak boleh diperdagangkan gara-gara klub ini tak melaporkan kondisi keuangannya. Kini, klub yang menjadi juara Piala Champions pada 1978 tersebut diperkirakan merugi sekitar Rp 1 miliar setiap pekan. Sumber dana tim-tim divisi satu memang terbatas. Pendapatan mereka hanya dari hak siar televisi belaka. Ini berbeda dengan kesebelasan Liga Utama, yang bisa mendapatkan duit dari sponsor dan penjualan tiket. Klub kecil seperti York City tak mungkin mengandalkan pemasukan dari penjualan tiket, apalagi sponsor. Stadion mereka yang berkapasitas hanya 2.600-an orang jarang terisi penuh. Hanya, krisis itu tak akan menghampiri seandainya ITV Digital-pemegang hak siar Liga Inggris-tidak bangkrut. Sampai sekarang perusahaan tersebut masih menunggak utang Rp 2,5 triliun kepada Liga Inggris. Karena itu pula, ITV Digital kini digugat di pengadilan. Untuk mempertahankan hidupnya, klub-klub itu tentu tidak bisa menanti vonis pengadilan. Klub seperti Exeter City dari divisi tiga dan Bristol Rovers, klub divisi dua, memutuskan memecat 10 pemainnya. "Saya belum tahu akan bergabung di klub mana," kata Graeme Tomlinson, salah satu pemain Exeter yang diberhentikan. Dia pantas bingung karena klub-klub lain mengalami nasib yang sama. Hendriko L. Wiremmer

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Penghargaan 1

Sakit

TEMPO DOELOE

Buku

Bahasa Gambar nan Damai

Indonesiana

Wasit Goblok

Demonstrasi Tahi Sapi

Surat Dari Redaksi

Seabad Bung Hatta

TEMPO|interaktif

Nasional

Insiden Anas-Ibas Efek Konflik Internal Demokrat

Nasional

Fans Trio Macan Tanya Soal @TrioMacan2000  

Jagoan Soto Padangnya Bambang Pamungkas

Prandelli Yakin Balotelli Tak Nakal Lagi  

Nasional

Besok, SBY Ikut Jalan Cepat di Borobudur  

Bisnis

Panin Sekuritas: Indeks Bergerak Datar Antara 3.940 – 4.000

Ada Akun @TrioMacan2000, Ini Komentar Trio Macan  

Olahraga

Dukungan Interisti Indonesia Bikin Kagum Cordoba

Nasional

OPM Ingin Hidup Damai dengan Polisi

Nasional

TrioMacan2000 Akhirnya Mau Buka Identitas?

Olahraga

Juventus Perpanjang Kontrak Conte

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif