Bentrok di Hasanuddin
Dua peleton polisi sampai Jumat pekan lalu masih berjaga di lokasi. Bahkan Rektor Unhas, Radi A. Gany, meliburkan mahasiswanya sampai akhir Agustus. Dia juga melarang mahasiswa memasuki lingkungan kampus sejak hari Rabu. Radi menegaskan bahwa penyelidikan pembakaran di gedung milik Fakultas Teknik dan MIPA sudah diserahkan kepada polisi. ”Kalau perlu, jika memang terbukti, ya, langsung kita pecat,” ujarnya.
Tawuran bermula dari masalah perpeloncoan antara mahasiswa Fakultas Teknik dan mahasiswa Fakultas MIPA, yang berakhir dengan pembakaran dua ruangan, Selasa dini hari pekan silam. Tapi esok harinya, mahasiswa Fakultas Teknik menyerbu gedung Fakultas Sastra, Ilmu Sosial dan Politik. Pembantu Rektor Unhas, Andi Mappajantji Amin, bahkan terkena lemparan batu ketika hendak melerai perkelahian.
