• Home
  • 23 Desember 2002
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Iqra
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 23 Desember 2002

    Bagaimana Asap Menebar Racun?

    Gas buangan knalpot motor dan mobil di tempat parkir, yang dituding sebagai biang keracunan karyawan Carrefour, memang cukup berbahaya. Beragam jenis racun, mulai dari karbon, nitrogen, sulfur, timbel, dan logam berat, campur aduk menjadi satu. Semuanya memasuki jalan napas, beredar dalam darah, dan mengacaukan metabolisme tubuh. Komposisi terbesar, 60-80 persen, gas buangan adalah gas karbonmonoksida (CO). Ini terutama terdapat pada asap mobil dan motor, yang berwarna biru sampai hitam pekat. Bila terhirup hidung atau mulut, mata dan sistem pernapasan bisa meradang, hingga timbul sesak napas dan batuk-batuk hebat. Yang lebih berbahaya adalah jika CO memasuki aliran darah. Gas ini akan merampas dan mengikat hemoglobin (Hb), ini senyawa besi yang mestinya bertugas membawa oksi-gen (O2). Akibatnya, darah mengalir membawa racun CO sehingga sekujur badan berwarna merah dan korban merasa mual, pusing, dan sesak napas. Jika terus berlanjut, organ penting seperti jantung, paru, ginjal, juga otak, berisiko gagal bekerja hingga akhirnya terjadi kematian. Mardiyah Chamim (disarikan dari Health & Safety Executive)

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Meninggal

Penghargaan

TEMPO DOELOE

Buku

Kekerasan Perempuan, Kapan Berakhir?

Catatan Pinggir

Ibn Rushd

Seni Rupa

Penciutan dan Pencarian Tesis

TEMPO|interaktif

Nasional

Bekas Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah Bebas

Metro

Kasus Geng Motor, Reka Ulang 24 Adegan Pembunuhan

T-ara Tambah Dua Anggota

Nasional

Ke Yogya, SBY Ajak Menteri Bidang Ekonomi Rapat  

Internasional

Bruk! Pintu Pesawat Jatuh di Lapangan Golf  

Nasional

Presiden SBY Diminta Jelaskan Grasi Corby  

Olahraga

Pelatih Inter Milan dan Cambiasso Puji Andik

Internasional

Barack Obama, Presiden Pertama Aktif di Twitter  

Mengapa Orang Lebih Terbuka Saat Mengirim SMS?

Jackie Chan Tak Suka Kekerasan  

Nasional

Kejaksaan Temukan Aliran Duit PNS Batam ke Dhana  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif