• Home
  • 24 Februari 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Selingan
  • Seni
    • Musik
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 24 Februari 2003

    Mengantisipasi Krisis Pangan

    Keterlambatan musim hujan telah menyebabkan musim tanam tertunda hingga akhir tahun lalu. Akibatnya, musim panen pun mundur, sehingga krisis ketersediaan pangan jadi ancaman di sejumlah daerah di Indonesia. Diperkirakan, bakal terjadi kekosongan stok beras selama dua bulan. Selama ini pengadaan pangan biasanya mulai dilakukan Badan Urusan Logistik (Bulog) pada Februari-Maret. Dengan mundurnya panen, pengadaan pangan baru bisa dilakukan pada April-Mei. Akibatnya, terdapat celah waktu dua bulan tanpa stok pangan, yakni selama Juni-Juli. Itu karena pengadaan pangan—dari gabah sampai digiling—butuh waktu sekitar dua bulan. Sejak awal, Bulog pun sudah ancang-ancang. Masalahnya, apakah persediaan yang dipunyai Bulog cukup untuk masa paceklik itu. "Masyarakat tak perlu panik, karena Bulog punya stok beras 1,5 juta ton," ujar Tito Pranolo, Kepala Pusat Jasa Logistik Bulog. Ia yakin, krisis pangan bisa diredam.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Meninggal Dunia

TEMPO DOELOE

Buku

Perjalanan dengan Bus Kota

Meluruskan Sejarah Lewat Sastra

Menyusur Jalan Tak Berujung

Catatan Pinggir

Qin

Indonesiana

Mahasiswa Versus Anjing

Menggorok Imam Samudra

TEMPO|interaktif

Nasional

Bekas Pejabat Cilegon Diperiksa Sebagai Tersangka  

Nasional

Ada Tas Misterius dalam Kunjungan SBY ke Yogya

Nasional

“Perempuan yang Layak Ibu Ani, Pemuda Layak Anas"  

Olahraga

Kaki Bek Persiba Bolong Terkena Petasan Roket

Charlize Theron Tak Suka Julukan Orang Tua Tunggal

Olahraga

Torres Optimistis Sukses Bersama Chelsea

Nasional

Grasi Corby Langkah Pragmatis Diplomasi Indonesia

Nasional

Bekas Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah Bebas  

Metro

Kasus Geng Motor, Reka Ulang 24 Adegan Pembunuhan  

T-ara Tambah Dua Anggota

Nasional

Ke Yogya, SBY Ajak Menteri Bidang Ekonomi Rapat  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif