• Home
  • 24 Februari 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Selingan
  • Seni
    • Musik
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 24 Februari 2003

    Banyak Aparat Tak Profesional

    MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara, Feisal Tamin, mengatakan hingga kini kinerja aparatur pemerintah masih buruk dan tak mampu berlaku profesional dalam melayani masyarakat. "Jujur harus kita akui, memang begitu kinerja aparat kita, di tingkat pusat maupun daerah," katanya pekan lalu di Jember, Jawa Timur, usai memberikan pengarahan di hadapan para pemimpin daerah se-eks Karesidenan Besuki. Menurut Feisal, baru 40 persen saja dari sekitar empat juta pegawai negeri sipil yang bekerja efektif dan memenuhi syarat sebagai aparat pemerintah. Sisa 60 persen masih rendah kualitas SDM-nya, tidak profesional, bahkan buruk kinerjanya. Dari 40 persen itu pun, katanya lagi, masih belum bekerja maksimal melayani masyarakat. Itulah hasil beberapa kali survei dan uji coba di beberapa daerah yang tak ia sebutkan, sejak berlakunya UU Otonomi Daerah No. 22/1999. Budaya birokrasi yang telanjur rusak selama bertahun-tahun kian memperparah keadaan. Dia menyebut masih banyaknya jalur birokrasi di sejumlah instansi pemerintah yang berbelit-belit dan menyulitkan masyarakat. Juga masih banyaknya perangkapan jabatan.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Meninggal Dunia

TEMPO DOELOE

Buku

Perjalanan dengan Bus Kota

Meluruskan Sejarah Lewat Sastra

Menyusur Jalan Tak Berujung

Catatan Pinggir

Qin

Indonesiana

Mahasiswa Versus Anjing

Menggorok Imam Samudra

TEMPO|interaktif

Nasional

Bekas Pejabat Cilegon Diperiksa Sebagai Tersangka  

Nasional

Ada Tas Misterius dalam Kunjungan SBY ke Yogya

Nasional

“Perempuan yang Layak Ibu Ani, Pemuda Layak Anas"  

Olahraga

Kaki Bek Persiba Bolong Terkena Petasan Roket

Charlize Theron Tak Suka Julukan Orang Tua Tunggal

Olahraga

Torres Optimistis Sukses Bersama Chelsea

Nasional

Grasi Corby Langkah Pragmatis Diplomasi Indonesia

Nasional

Bekas Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah Bebas  

Metro

Kasus Geng Motor, Reka Ulang 24 Adegan Pembunuhan  

T-ara Tambah Dua Anggota

Nasional

Ke Yogya, SBY Ajak Menteri Bidang Ekonomi Rapat  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif