• Home
  • 14 April 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Televisi
    • Gaya Hidup
    • Arsitektur
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 14 April 2003
    Afganistan

    Bom Amerika Serikat Meleset Terus

    NAFSU perang AS terus menimbulkan korban bagi penduduk sipil. Pada Rabu pekan lalu, pesawat tempur AS menjatuhkan bom seberat 1.000 pon yang dipandu sinar laser ke rumah penduduk di Desa Shkin, Provinsi Paktika, dekat perbatasan Pakistan. Akibatnya, 11 orang penduduk sipil tewas seketika. Menurut Douglas Lefforge, juru bicara markas militer AS di Pangkalan Udara Bagram di utara Kabul, pesawat AS itu salah sasaran. "Pasukan koalisi (AS) tak pernah berniat menjadikan lokasi penduduk sipil sebagai target," kata Lefforge. Menurut dia, pesawat AS merespons permintaan bantuan setelah pos militer Afganistan diserang pasukan Taliban pada malam sebelumnya. Pasukan Taliban beberapa pekan belakangan ini rajin melakukan serangan dengan sasaran pasukan AS dan Afganistan. Pada Februari silam, pengeboman oleh pesawat AS dengan target pasukan Taliban yang diduga bersembunyi di kawasan pegunungan di Provinsi Helmand mengakibatkan 17 penduduk sipil tewas. Pada Juli tahun silam, senjata pasukan AS menyalak di tengah pesta perkawinan di Kota Deh Rawud. Hasilnya, 48 penduduk sipil tewas. Seringnya pengeboman salah sasaran ini mengakibatkan pejabat Afganistan frustrasi. "Kami sudah berkali-kali meminta agar mereka berusaha tepat (mengebom) target tertentu," kata Mohammad Ali Jalali, Gubernur Provinsi Paktika. RFX (The Guardian, Reuters, AP)

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Meninggal Dunia

Penghargaan

TEMPO DOELOE

Buku

Puisi Seorang Peneliti

Pentas Kaligula di Jakarta

Hermeneutika Pembebasan Hanafi

Catatan Pinggir

Bush, Bagdad

Seni Rupa

Rusia dalam Warna Baru

Televisi

Ketelanjangan Keluarga Ozzy

TEMPO|interaktif

Olahraga

Sriwijaya FC Mulai Jual Batik dan Sepeda Fixie

Ketua MA: Yang Ancam Mogok Itu Hakim Balita

Teknologi

Facebook Luncurkan Aplikasi 'Instagram'  

Nasional

Ambang Batas Parlemen Digugat Lagi

Denmark Umumkan Skuad Resmi

Bisnis

Rupiah 9.500 Per Dolar AS, Indeks Tumbang

Cuit Gaga Soal Rolex Palsu Bikin Marah Fan Thailand

Nasional

Bekas Pejabat Cilegon Diperiksa Sebagai Tersangka  

Nasional

Ada Tas Misterius dalam Kunjungan SBY ke Yogya

Nasional

“Perempuan yang Layak Ibu Ani, Pemuda Layak Anas"  

Olahraga

Kaki Bek Persiba Bolong Terkena Petasan Roket

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif