• Home
  • 21 April 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
    • Arsitektur
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Ralat
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Selingan
  • Seni
    • Musik
    • Teater
    • Tari
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 21 April 2003

    Perundingan Ogah, Operasi Militer Saja

    Setujukah Anda pemerintah menggelar operasi militer di Aceh melawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM)?
    (11 - 18 April 2003)
    Ya
    76.7%1.253
    Tidak
    22.5%363
    Tidak tahu
    1.1%18
    Total100%1.634

    Pada Desember tahun lalu, dalam pertemuan yang difasilitasi Henri Dunant Center, pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menyetujui Cessation of Hostility Agreement (COHA). Kedua pihak yang berseteru itu sepakat memberlakukan gencatan senjata di seluruh Aceh, GAM menggudangkan dan menyerahkan senjata kepada pemerintah, dan jalan perdamaian mulai diretas. Untuk mengawasi COHA, dibentuklah Joint Security Committee (JSC), yang beranggotakan beberapa negara yang dianggap netral.

    Alih-alih kedua pihak menghormati JSC, Maret lalu kantor JSC malah diobrak-abrik gerombolan tak dikenal. TNI menyatakan GAM telah melanggar kesepakatan gencatan senjata, malah mempersenjatai dirinya, menambah pasukan, dan selalu mengkampanyekan kemerdekaan Aceh dari Republik Indonesia. Tiga minggu lalu Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menyatakan akan menggelar operasi militer di Aceh. Pernyataan itu senada dengan yang dikatakan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono.

    Awal pekan lalu, 1.000 lebih tentara dan polisi tiba di Aceh. Kata Panglima TNI, itu penyegaran pasukan saja. Tetapi sulit ditepis bahwa TNI dan polisi sedang menyiapkan pasukan dalam rangka operasi militer. GAM, yang semula menolak pertemuan Joint Council Meeting, akhirnya menyepakatinya. Pada 25 April nanti pertemuan itu digelar di Tokyo, Jepang.

    Lebih dari 77 persen pengakses Tempo Interaktif rupanya sepakat dengan pimpinan TNI dan Polri bahwa operasi militer adalah tindakan yang benar untuk menyelesaikan konflik dengan GAM di Aceh, daripada membiarkannya berlarut-larut. Cuma sekitar 22 persen yang menolak operasi militer, dan sekitar satu persen menjawab tidak tahu bagaimana cara terbaik menyelesaikannya.


    Indikator Pekan Ini: Gula tiba-tiba langka di pasaran. Di beberapa tempat di Pulau Jawa, harga gula bisa mencapai Rp 6.000 sekilo. Ironisnya, dalam beberapa kali inspeksi mendadak yang dilakukan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rini Soewandi, puluhan ribu ton gula menumpuk di gudang-gudang Dolog atau pabrik gula. Di Sabang dan Jawa Timur, misalnya, gula tak segera dilempar ke pasar, malah didiamkan, sehingga Menteri bertindak cepat melemparnya ke pasar untuk menurunkan harga.

    Seperti biasanya, banyak pihak saling menyalahkan kenapa kelangkaan gula bisa terjadi. Ada yang menyalahkan inkompetensi PTPN dan Bulog sebagai importir gula. Departemen Perindustrian dan Perdagangan menyalahkan proses di Bea dan Cukai yang berbelit-belit.

    Yang jelas, hingga sekarang importir gula adalah Bulog dan tiga PT Perkebunan Nusantara, sehingga masuknya gula impor hanya lewat gudang-gudang milik mereka. Soal kesengajaan menimbun demi mendapatkan keuntungan dari naiknya harga tentu harus dibuktikan dulu. Juga soal kompetensi para importir, apakah benar mereka tidak berkompeten atau sengaja menimbunnya.

    Jajak pendapat ini tidak bersifat ilmiah dan hanya mencerminkan opini para pemakai Internet yang berpartisipasi dalam jajak ini. Hasilnya, yang dibuka setiap Jumat pukul 13.00, bisa dibaca juga di Majalah TEMPO terbaru dalam rubrik Indikator.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

    cover

    Album

    Penghargaan

    Meninggal

    TEMPO DOELOE

    Buku

    Harta Karun di Rak Berdebu

    Menyemai Ajaran Bung Karno di Sebuah Gedung

    Menembus Dinding Para Koruptor

    Catatan Pinggir

    Nur

    Indonesiana

    Takut Wartawan, Sembunyi di Jamban

    Aksi Rambo di Bali

    Ralat

    RALAT

    Tari

    Sepotong Cinta Tiga Koreografi

    TEMPO|interaktif

    Olahraga

    Rahasia Sukses Fergie Hanya Lemon dan Roti

    Jago Gubernur dan Rektor di Piala Eropa  

    Olahraga

    Sriwijaya FC Mulai Jual Batik dan Sepeda Fixie

    Ketua MA: Yang Ancam Mogok Itu Hakim Balita

    Teknologi

    Facebook Luncurkan Aplikasi 'Instagram'  

    Nasional

    Ambang Batas Parlemen Digugat Lagi

    Denmark Umumkan Skuad Resmi

    Bisnis

    Rupiah 9.500 Per Dolar AS, Indeks Tumbang

    Cuit Gaga Soal Rolex Palsu Bikin Marah Fan Thailand

    Nasional

    Bekas Pejabat Cilegon Diperiksa Sebagai Tersangka  

    Nasional

    Ada Tas Misterius dalam Kunjungan SBY ke Yogya

    iklan generik

    Top
    • Majalah Tempo
    • English Edition
    • Koran Tempo
    • PDAT
    • Photostock
    • U-Mag
    • Ruang Baca
    • Blog
    • Jurnalisme Publik
    • iTempo
    • Video
    • Audio
    • Infografis
    • Nasional
    • Metro
    • Bisnis
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Gaya Hidup
    • Seni & Hiburan
    • Internasional
    • Selebritas
    • Kolom
    • English
    • Japanese
    • Help
    • About us
    • Contact
    Copyright 2011 TEMPOinteraktif