• Home
  • 02 Juni 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Ralat
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Iqra
  • Seni
    • Musik
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 02 Juni 2003

    Otoritas yang Bikin Gamang

    Bank Indonesia dan Departemen Keuangan kembali bersitegang urat leher. Kali ini soal pembentukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sesuai dengan namanya, lembaga yang diamanatkan melalui UU Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia ini kelak akan memiliki kuasa cukup besar. OJK tidak cuma mengawasi bank, tapi juga berwenang mengawasi lembaga keuangan lainnya seperti asuransi, pasar modal, dan lembaga pembiayaan. Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah mengatakan, pendirian OJK bukan prioritas jangka pendek karena ada kendala pembiayaan. Ketua DPR Akbar Tandjung setuju dengan Burhanuddin sehingga dia menilai sebaiknya ditunda saja. Alasannya, situasi belum memungkinkan. Tapi Menteri Keuangan Boediono bersikeras mendirikan lembaga itu sesuai dengan masa yang ditentukan dalam undang-undang. Lain lagi pendapat Ketua Asosiasi Emiten Indonesia, Gunadharma. Katanya, praktisi pasar modal, akuntan, dan penasihat hukum gamang melihat otoritas dengan kuasa segunung ini. Katanya, tidak mudah mendirikan lembaga dengan kuasa besar, apalagi wadah itu akan menggabungkan sumber daya manusia dari Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan Departemen Keuangan, dan pasar modal.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Ulang Tahun

Sakit

TEMPO DOELOE

Buku

Catatan Seorang 'Digulis'

Catatan Pinggir

Negro

Indonesiana

Pengintip yang Cerdik

Pelajaran buat Anggota Dewan

Ralat

Ralat

TEMPO|interaktif

Nasional

Ruhut Minta Demokrat Pecat Thaib

Teknologi

Waspada, Blog Kini Jadi Sarana Penyebar Virus  

Nasional

Atasi Konflik, Jokowi Datangi Kasunanan Surakarta

Bisnis

Ini, Dua Syarat Untuk Tambahan Kuota BBM Subsidi

Nasional

Gunung Dokuno di Halmahera Utara Meletus

Olahraga

Malouda Ingin Tetap Berkostum Chelsea  

Olahraga

Rahasia Sukses Fergie Hanya Lemon dan Roti

Jago Gubernur dan Rektor di Piala Eropa  

Internasional

Dokter Dihukum, AS Sunat Bantuan ke Pakistan  

Olahraga

Sriwijaya FC Mulai Jual Batik dan Sepeda Fixie

Teknologi

Lenovo IdeaPad S205, Mendobrak Mitos Cip AMD  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif