Menurut citra satelit NOAA 12, sekitar 60 persen kebakaran terjadi di lahan dan 40 persen sisanya di areal hutan. Ini mengindikasikan bahwa kebakaran bermula dari aktivitas manusia yang membuka lahan pertanian dengan membakar. Departemen Kehutanan mengantisipasi bencana kebakaran dengan membentuk Brigade Manggala Agni, yakni regu pemadam kebakaran yang terdiri atas polisi hutan jagawana dan masyarakat lokal yang dilatih. Kini terdapat lima brigade ini di provinsi yang paling rawan bencana kebakaran: Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Jumlah anggota brigade ini 1.080 orang, 20 persennya dari polisi hutan dan selebihnya warga sekitar.
Serangan Darat
Brigade Manggala Agni dilengkapi peralatan pemadam kebakaran, seperti tangki dan kendaraannya, selang penyemprot, dan perlengkapan pribadi. Satu regu terdiri atas 15 orang yang dipimpin seorang kepala.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
