Indosat lagi-lagi kalah sigap daripada Telkom. Ketika Telkom gencar memasarkan Telkom Flexi, Indosat justru menghentikan kerja sama pembangunan telepon tetap tanpa kabel (fixed wireless). Rabu pekan lalu, Direktur Utama Indosat, Widya Purnama, mengungkapkan bahwa perusahaannya sudah menghentikan kerja samanya dengan Konsorsium Mega Asia. Pemutusan hubungan kerja ini terjadi karena konsorsium yang dimotori Bakrie & Brothers ini cuma bisa memenuhi satu dari enam kewajiban dalam jangka tiga bulan sejak perjanjian diteken pada 18 Maret 2003. Satu-satunya yang dipenuhi itu hanya izin frekuensi, sementara yang lain, seperti pembentukan perusahaan yang akan menjalankan bisnis ini, belum dilakukan.
Pemutusan ini jelas akan mengganggu target Indosat, yang berencana meluncurkan program telepon tanpa kabel ini pada Agustus nanti. Rencananya, Indosat akan membangun 700 satuan sambungan telepon di Jakarta dan Surabaya. Sampai kini juga masih belum jelas apa yang akan dilakukan Indosat, melakukan tender ulang ataukah memilih salah satu dari peserta tender yang kalah. Namun pihak konsorsium Mega Asia sendiri menolak pemutusan itu. Menurut Presiden Direktur Bakrie & Brothers, Bobby Gafur Umar, kontrak kerja sama masih berlangsung dan pihaknya akan memenuhi semua persyaratan yang ada. Bagaimanapun, yang pasti program telepon nirkabel Indosat bakal molor.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.

