• Home
  • 29 Juni 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Selingan
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 29 Juni 2003

    Kisah Baron Pedagang Emas Biru

    The Water Barons: How a Few Powerful Companies are Privatizing Your Water
    Penulis :The International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ)
    Penerbit :The Center for Public Integrity, Washington, DC, USA, Maret 2003
    Laiknya emas, air alias blue gold adalah obyek perburuan paling menggiurkan pada dua dasawarsa terakhir. Bank Dunia memperkirakan, nilai perdagangan air dunia pada tahun ini mencapai US$ 800 miliar. Tapi, menurut taksiran The Center for Public Integrity (CPI), lembaga advokasi hak-hak publik di Washington, DC, angka itu bisa mencapai US$ 3 triliun. Buku The Water Barons ini menganggap itu penyusutan, buah kedekatan pejabat Bank Dunia dengan perusahaan-perusahaan transnasional yang bergerak dalam perdagangan air. Jumlah mereka, para pedagang air kelas dunia, kecil tapi tetap. Mungkin karena mereka memiliki lobi kuat dengan Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ataupun Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Sebutlah Suez Lyonnaise des Eaux dari Prancis. Jerome Monod, Chief Executive Officer (CEO) Suez, adalah salah satu penasihat khusus Direktur IMF Michel Camdessus. Sebaliknya, Camdessus menjabat Ketua "Panel Internasional untuk Investasi-Investasi Baru Bidang Air" tak lama setelah pensiun dari IMF, tahun 2000. Bank Dunia telah menetapkan privatisasi air salah satu syarat utang baru. Buku terbitan CPI ini menyodorkan kisah praktek kolusi pengusaha dengan para kepala negara pengutang. Itulah hasil investigasi International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) tentang kasus privatisasi air di sembilan negara: Indonesia, Afrika Selatan, Argentina, Kolombia, Filipina, Kanada, Australia, Prancis, dan Amerika Serikat. Di Jakarta, Bank Dunia adalah pihak paling menentukan masuknya Suez-Lyonnaise dan Thames Water. Menurut ICIJ, lembaga itu melakukan lobi-lobi rahasia dengan rezim Soeharto, berkongsi dengan Sigit Harjojudanto dan Anthony Salim, dan kepemilikan PAM Jakarta beralih ke dua perusahaan itu. Blontank Poer, peserta "3rd World Water Forum" di Kyoto

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

SAKIT

TEMPO DOELOE

Buku

Dari Timur, Emas Bercahaya

Kisah Baron Pedagang Emas Biru

Mitos Keunggulan Ekonomi Syariah

Catatan Pinggir

Kota Tuhan

Indonesiana

Mike Tyson dari Grobogan

Burung 'Ngumpet'

Seni Rupa

Teror Gantungan Kunci Hitler

TEMPO|interaktif

Pemerintah Tegal Buat Album Khas Pantura

Seni & Hiburan

Lady Gaga Ancam Batalkan Konser di Jakarta

Bisnis

Pengusaha Mineral Gugat Beleid Pungutan Bea Keluar  

Bisnis

Anggarkan Rp 400 Miliar, Ramayana Buka 6 Gerai Baru

Nasional

Dua Sekolah Tidak Lulus Ujian Nasional 100 Persen

Seni & Hiburan

50/50, Kala Hidup Berubah 180 Derajat

Bisnis

Indonesia Kebal Krisis Eropa

Nasional

Hasil Ujian Nasional NTT Peringkat Terakhir Nasional

Nasional

Ruhut Minta Demokrat Pecat Thaib

Teknologi

Waspada, Blog Kini Jadi Sarana Penyebar Virus  

Nasional

Atasi Konflik, Jokowi Datangi Kasunanan Surakarta

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif