• Home
  • 13 Oktober 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
  • Seni
    • Teater
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip

Laporan Khusus

  • Badai Belum Berlalu


  • Hanya Ada Satu Kata: Lawan!


  • Terluka, tapi Masih Bernyawa


  • Teror di Hadapan Kita


    Aksi maut jaringan Jamaah Islamiyah masih mungkin berlanjut. Apa sasaran mereka setelah Bali dan Marriott?
  • Jaring-Jaring Jamaah Pengebom


  • Rentetan Dugaan Bom Jaringan Islamiyah (2000-2003)


  • Rangkaian Pencabut Nyawa


    Bom rakitan kelompok Jamaah Islamiyah terbukti memiliki daya ledak luar biasa. Kemampuan mereka melebihi tim Gegana dan Kopassus?
  • Jenderal Laskar Istimata


    Zulkarnaen, panglima militer Jamaah Islamiyah, masih tak tersentuh aparat. Alumni Afganistan angkatan pertama ini dikenal sebagai ahli taktik tempur.
  • 'Si Genius' dari Comal


    Dulmatin dianggap sebagai teroris lokal paling berbahaya setelah Dr. Azahari dari Malaysia. Masih ada kemungkinan beraksi.
  • Doktor Elmaut dari Johor


    Keahlian Dr. Azahari meracik bom hampir tanpa tanding. Benarkah dia kini menggantikan Hambali?
  • Lima Paspor, Satu Al-Ghozi


    Dia dituding sebagai petugas penghubung bawah tanah Jamaah Islamiyah di Filipina. Juga otak perencanaan peledakan bom di Singapura.
  • Surga di Pelupuk Mata


    Keraguan akan keberadaan Jamaah Islamiyah mulai terkikis. Tapi benarkah mereka bukan korban rekayasa?
  • Bara Dendam dalam Dentuman Zigoyar


    Di penjara, Imam Samudra menulis memoar. Amerika menjadi musuh abadi. Inilah sebagian kutipan memoar terpidana yang dihukum mati.
  • Imam Samudra:

    "Demi Allah, Tak Akan Selesai"


  • Satu Ton Bom di Kios Sandal


    Polisi membongkar jaringan Mustofa di Semarang berikut hampir seton amunisi. Sel di Jawa Tengah mematok target hingga 2025.
  • MEKAR di tanah Jiran


    Kaderisasi Jamaah Islamiyah tumbuh subur di Malaysia. Mereka punya dana serta sejumlah tokoh yang belum tersentuh.
  • Jaringan Terorisme di Indonesia


  • Dana 'halal' untuk aksi terlarang


    Untuk membiayai aksi-aksi pengeboman, para teroris menghabiskan dana miliaran rupiah. Uang itu dikelola sangat ketat sehingga keluarga terdekat pun tidak tahu-menahu.
  • Mereka yang Lolos dan Bertahan


    Bertarung melawan rasa sakit, trauma, depresi, kesedihan, serta ketakutan yang berkepanjangan, para korban yang lolos dari bom Bali dan Marriott berupaya keras menapaki kembali kehidupan normal. Di Bali, Jakarta, dan Australia, sebagian besar dari mereka kini berada. Bagaimana kondisi mereka kini? Dan bagaimana proses kesembuhan jiwa raga itu terjadi?
  • Yang Melegakan dari Denpasar


    Kecuali Ali Imron, semua pelaku utama peledakan bom Bali dihukum mati. Jaksa dan hakim pun menuai pujian.
  • Bali, Sebuah 'Perusahaan' Milik Dunia


  • Musim Semi, dengan Catatan


    Meskipun mulai pulih, masa depan industri wisata Bali rentan gejolak. Beberapa resep yang bisa menyelamatkannya.
  • Potret Bisnis Wisata Pasca-Bom Bali


  • Pesta untuk Kalangan Terbatas


    Hotel dan restoran mewah mulai menjala dolar, tapi akomodasi kelas menengah tetap lumpuh.
  • Patah tumbuh karena turis


    Pelbagai usaha kecil yang bermekaran sebelum ledakan bom Bali kini berguguran. Yang bertahan adalah mereka yang tidak melulu menunggu pesanan turis asing.
  • Bertahan dengan Menjemput Bola


    Sejumlah pengusaha Bali mampu bertahan di tengah krisis akibat bom Bali. Mereka menerapkan strategi menjemput bola dan pengetatan ikat pinggang.
  • Bali Setelah Tragedi


  • Menuju Bali dari Dua Jurusan


  • Balada Sabri Setahun Kemudian


    Tragedi Legian memukul sendi kehidupan di Tanah Dewata. Dari ledakan anak yang tak mampu bersekolah hingga kesenian tradisi yang diobral murah.
  • Seperti Kapsul Pecah di Mulut


  • Longsornya Bisnis Tanah


    Bisnis tanah dan properti di Bali mandek setelah tragedi bom 12 Oktober.
  • 'Karuna' dan Bali yang Menggelepar


  • Dari Shrimp Sanur Beach Market ke Santa Fe


  • Cak, Cak, Cak..., Tunggu 'After' Pemilu


    Kelompok-kelompok barong dan kecak mencoba bertahan pada masa sulit. Kepada TEMPO mereka bercerita tentang kontrasnya keadaan pra dan pasca-bom Bali.
  • Sepotong Surga tanpa Pagar


    Pengamanan Bali pasca-bom ternyata tak ketat. Polisi mengaku tak punya banyak dana.
  • Demi Keamanan Bikini


    Setelah pengeboman, banjar jadi pilihan alat pengamanan Kuta. Di sana ada satgas pantai, pecalang, dan pemuda desa.
  • Sekolah pun Semakin Sepi


    Dalam dua tahun terakhir, angka putus sekolah di Bali amat tinggi. Alasannya seragam: orang tua tak sanggup membiayainya.
  • Pudarnya Sebuah Harapan


cover

Album

Penghargaan

Djoenadi Joesoef

Buku

Dari Munich Meneropong 11/9

Catatan Pinggir

Gelegar

Surat Dari Redaksi

Surat dari Redaksi

Hari ini, Setahun yang Lalu

TEMPO|interaktif

Metro

240 Siswa SMA dan SMK Tak Lulus Ujian Nasional

Olahraga

Kelelahan, Inter Milan Batal Latihan

Nasional

Kapolda: Insiden Anas Digeruduk Massa Terencana

Olahraga

Berbatov Tertarik Gabung ke PSG

Nasional

Jumlah Guru di Indonesia Kalahkan Korea Selatan

Bisnis

Android dan iOS Kuasai 82 Persen Pasar Smartphone  

Nasional

Gerakan Solo Mengajar Dideklarasikan  

Teknologi

Inovasi Apple Selanjutnya: iPen

Bisnis

Rupiah Mulai Terbatuk-batuk

Olahraga

Guardiola Tolak Pinangan Chelsea dan Liverpool  

Banjarnegara Gelar Dieng Culture Festival

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif