• Home
  • 13 Oktober 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
  • Seni
    • Teater
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip
  • 13 Oktober 2003
    Surat dari Redaksi

    Hari ini, Setahun yang Lalu

    Tanggal 12 Oktober 2002, menjelang tengah malam. Kami hampir menyelesaikan naskah-naskah akhir ketika mendengar kabar dari koresponden TEMPO di Bali, Jalil Hakim: sebuah bom meledak di Legian. Korban saat itu belum diketahui banyaknya. Naskah akhir sudah siap dikirim ke percetakan Temprint, dan Redaktur Pelaksana Nasional Wahyu Muryadi sempat memasukkan sepotong kisah tragedi itu di rubrik Peristiwa. Hanya dalam bilangan jam, semuanya bergulir bak bola salju. Wakil Pemimpin Redaksi Toriq Hadad dan Redaktur Eksekutif Leila S. Chudori pada hari Minggu-yang lazimnya menjadi hari keluarga-langsung mengerahkan pasukan Jakarta yang akan dikirim ke Bali untuk memperkuat tim Jalil Hakim: Arif Zulkifli, Rommy Fibri, dan Sunudyantoro (koresponden Surabaya). Fotografer Hariyanto, yang baru saja memotret perburuan ikan paus di Flores, kami perintahkan untuk mengakhiri periode menatap ikan paus itu dan segera bergabung dengan tim bom Bali. Hasilnya, di TEMPO setahun silam, kemudian menjadi laporan utama yang merupakan himpunan kerja sama semua kompartemen majalah ini, dan menjadi laporan utama terpanjang yang pernah kami kerjakan: 29 halaman. Tragedi yang menewaskan lebih dari 200 orang dan yang kemudian merontokkan persendian kehidupan Bali yang bertopang pada pariwisata itu kami anggap sangat penting untuk diingat. Bukan untuk meratap dan bukan untuk terus-menerus berduka lara. Tapi sangat penting bagi kami, seperti masyarakat Indonesia dan dunia umumnya, untuk memperlihatkan bahwa kita tidak tunduk pada terorisme. Edisi khusus kali ini adalah upaya kami melakukan investigasi jaringan Jamaah Islamiyah, sebuah organisasi yang membentang bukan hanya di Indonesia, tapi juga di Singapura, Malaysia, Thailand, dan bahkan Pakistan. Di bawah pimpinan Karaniya Dharmasaputra, Redaktur Pelaksana Investigasi, kami menemukan sel-sel jaringan Jamaah Islamiyah yang masih tumbuh subur. Rommy Fibri, yang kami kirim ke Malaysia, dan Nezar Patria, yang kami kirim ke Bali, tentu saja dengan dua tiang penting dalam edisi kali ini: Jalil Hakim dan Sunudyantoro, menyajikan 45 halaman investigasi tentang kehidupan dan gerak-gerik tokoh-tokoh jaringan ini yang sudah ataupun belum divonis pengadilan. Tentu saja kisah suram teror itu kami imbangi dengan kisah ekonomi Bali yang berupaya menggeliat dari keruntuhan. Bagian ini dikelola oleh Mohamad Teguh. Sedangkan Arif Zulkifli memimpin tim yang meliput kehidupan sosial dan budaya Bali pascabom. "Tim Ekonomi" dan "Tim Sosial" ini diperkuat oleh reporter Endah W.S., Rofiqi Hasan, dan Alit Kertaraharja. Melalui foto-foto Rio Helmi, Anda akan diajak mendengarkan pendapat para tokoh Bali tentang perasaan hati mereka setelah Bali porak-poranda. Mudah-mudahan kami tak perlu lagi menampilkan edisi khusus yang menyajikan sebuah kemuraman negeri ini. Ini adalah cara kami untuk menyatakan: kami melawan teror. Selamat membaca.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Penghargaan

Djoenadi Joesoef

Buku

Dari Munich Meneropong 11/9

Catatan Pinggir

Gelegar

Surat Dari Redaksi

Surat dari Redaksi

Hari ini, Setahun yang Lalu

TEMPO|interaktif

Olahraga

Babak Pertama, Mitra Kukar Gulung Greik United 3-0  

Metro

240 Siswa SMA dan SMK Tak Lulus Ujian Nasional

Olahraga

Kelelahan, Inter Milan Batal Latihan

Nasional

Kapolda: Insiden Anas Digeruduk Massa Terencana

Olahraga

Berbatov Tertarik Gabung ke PSG  

Nasional

Jumlah Guru di Indonesia Kalahkan Korea Selatan  

Bisnis

Android dan iOS Kuasai 82 Persen Pasar Smartphone

Nasional

Gerakan Solo Mengajar Dideklarasikan

Teknologi

Inovasi Apple Selanjutnya: iPen

Bisnis

Rupiah Mulai Terbatuk-batuk

Olahraga

Guardiola Tolak Pinangan Chelsea dan Liverpool  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif