• Home
  • 27 Oktober 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Layar
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
    • Tari
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 27 Oktober 2003
    Penghargaan

    Mahathir Mohamad, Aburizal Bakrie, dan Arifin Panigoro

    Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad bukan hanya diakui lihai bermain politik. Ia juga dianggap sebagai insinyur andal. Menjelang pengunduran dirinya dari panggung politik pada akhir Oktober ini, Mahathir mendapat penghargaan Distinguished Fellow Award dari Federasi Organisasi Insinyur se-Asia Tenggara (AFEO). Penghargaan diberikan di Hotel Sheraton Mustika, Yogyakarta, Rabu pekan lalu.

    Mahathir memperoleh penghargaan itu karena jasanya di bidang engineering di Malaysia khususnya dan Asia Tenggara pada umumnya. Di Malaysia, Mahathir dinilai berhasil mendorong profesi insinyur melalui kebijakannya di bidang teknologi. Strategi dan kebijakan Mahathir di bidang teknologi, industri, dan sumber daya manusia membuat Malaysia cepat terlepas dari impitan krisis yang mendera Asia pada 1997.

    Mahathir menjadi pemimpin negara kedua yang meraih penghargaan itu. Tahun lalu, Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, memperoleh anugerah serupa karena keberhasilannya dalam mengembangkan program swasembada pangan.

    Untuk level nasional Indonesia, Aburizal Bakrie and Arifin Panigoro juga menyabet penghargaan yang sama. Kedua tokoh-pengusaha sekaligus politikus-itu dinilai berjasa dalam memajukan organisasi Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Dalam profesi keinsinyurannya, Aburizal dan Arifin dianggap berjasa dalam mengadopsi standardisasi profesi insinyur yang diterapkan di kawasan Asia Tenggara.

    Meninggal
    Widjanarko, 50 tahun

    Sekretaris Menteri Koordinator Perekonomian, Widjanarko, meninggal dunia Selasa pagi pekan lalu. Lelaki kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah, itu wafat di rumah dinasnya di Kompleks Departemen Keuangan, Jalan Cipete 8, Jakarta Selatan. Saat ajal menjemput, almarhum tidak meninggalkan anak ataupun istri.

    Widjanarko meninggal mendadak. Endin, pegawai di rumah dinasnya, menuturkan bahwa pagi itu Widjanarko tiba-tiba pingsan. Widjanarko sempat dilarikan ke Rumah Sakit Setia Mitra. Saat tim medis memeriksanya, ia ternyata sudah meninggal. "Mungkin Bapak kecapekan. Sejak pulang dari dinas ke luar negeri, Bapak sering sakit," ujar Endin. Setelah disemayamkan di Kompleks Direktorat Jenderal Moneter, Kembangan, Jakarta Barat, jenazah Widjanarko dimakamkan di kota kelahirannya.

    Sehari-hari Widjanarko tinggal di rumah dinas. Ia hanya ditemani seorang pegawai rumah tangga, seorang sopir, dan dua orang satpam. Di tempat kerja, pria yang masih lajang itu dikenal ulet. "Beliau memang tipe pekerja keras," kata Anlen Pakpahan, Direktur Pembiayaan dan Pinjaman Daerah Departemen Keuangan. Sejak bergabung di Departemen Keuangan pada 1971, Widjanarko sempat menduduki jabatan penting, antara lain sebagai Sekretaris Jenderal Departemen Keuangan. n


    "Sudah dua minggu saya tidak sikat gigi. Saya pening memikirkan hidup ini mau ke mana."
    - Dina, 17 tahun, korban penggusuran di Kampung Sawah, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

    "Tahun 2004 merupakan tahun penuh ketidakpastian. Karena itu, saya berharap DPR menyadari bahwa tidak perlu ada eksperimen kebijakan baru."
    - Menteri Keuangan Boediono dalam diskusi yang digelar Centre for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta, Rabu pekan lalu.


    TEMPO DOELOE

    27 Oktober 1492
    Christopher Columbus mendarat di Kuba dan mengklaimnya untuk Spanyol.

    27 Oktober 1938
    Du Pont mengumumkan nama nilon bagi benang sintetis temuannya.

    28 Oktober 1875
    Gilbert Grosvenor lahir. Dialah yang mengubah pamflet National Geographic Society yang tak tentu terbitnya menjadi majalah yang terbit teratur dan bersirkulasi hampir dua juta eksemplar.

    28 Oktober 1922
    Fasisme menjadi nyata di Italia begitu Benito Mussolini mengambil alih pemerintahan.

    29 Oktober 1863
    Komite Palang Merah Internasional dibentuk di Jenewa, Swiss.

    30 Oktober 1905
    Tsar Nicholas II mengeluarkan Manifesto Oktober. Dia menyetujui diberlakukannya kebebasan sipil dan diselenggarakannya pemilihan umum demi mencegah meluasnya dukungan bagi revolusi.

    30 Oktober 1974
    Muhammad Ali bertarung melawan George Foreman di Kinshasa, Zaire. Ali memukul jatuh Foreman pada ronde kedelapan. Ali kembali menjadi juara dunia tinju kelas berat.

    31 Oktober 1914
    Inggris dan Prancis mendeklarasikan perang melawan Turki.

    1 November 1911
    Pesawat-pesawat Italia melancarkan pengeboman pertama di dunia di atas Tanguira, Libya.

    1 November 1968
    Motion Picture Association of America memperkenalkan sistem rating (G, M, R, X).

    2 November 1953
    Pakistan menjadi republik Islam.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Penghargaan

Mahathir Mohamad, Aburizal Bakrie, dan Arifin Panigoro

Buku

Karet Gelang di Jempol Hamsad

Berhenti untuk Meneguk Kopi

Catatan Pinggir

Emak

Indonesiana

'Amrozi' Membajak Bus

Layar

Mengingat dan Melupakan 11 September

Bianglala Berwarna Hitam

Keraguan Menghapus Dosa

Seni Rupa

Banjir Kritik Berlimpah Sponsor

Metamorfosis Sebuah Gudang

Tari

Merindu Ibu, Menggelundung Batu

TEMPO|interaktif

Bisnis

Garuda Terbang Lagi ke Taipei

Bisnis

Rupiah Terpuruk, Indeks Terjun Bebas 82 Poin

Internasional

Istri bin Laden yang Ini Banyak 'Bicara' ke Intel  

Otomotif

18 Tim Mahasiswa Ikut Shell Eco-Marathon Asia 2012

Metro

Polisi Bekuk Tersangka Pemilik Senjata Api Ilegal  

Nasional

Jokowi Akan Pertemukan Dua Kubu Keraton

Olahraga

Persiwa Incar Poin Penuh di Sidoarjo

Internasional

Hollande Kunjungi Afganistan, Siap Tarik Pasukan

Nasional

Ruhut: 99 Persen Kader Demokrat Dukung Ani Jadi Capres

Seni & Hiburan

Biaya Izin Konser Hanya Ratusan Ribu

Olahraga

Babak Pertama, Mitra Kukar Gulung Gresik United 3-0

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif