• Home
  • 27 Oktober 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Layar
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
    • Tari
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 27 Oktober 2003
    Silvi Antarini

    Rumah Pinjaman

    A pes betul nasib Silvi Antarini, 19 tahun. Lagi asyik-asyiknya berlatih di pelatnas dalam rangka membela negara, eh, rumah yang ditinggali orang tuanya di Kampung Sawah, Jakarta Barat, sejak Maret lalu, malah kena gusur. Silvi tidak cuma pusing karena orang tuanya jadi telantar, tapi juga sedih karena 13 medali yang diperolehnya dari arena badminton raib ditelan reruntuhan bangunan. Tapi, yang pasti, tiap kejadian ada hikmahnya. Peristiwa penggusuran ini, menurut dia, menjadi pelecut untuk terus berprestasi, setidaknya untuk mengganti medali-medali yang hilang, dan yang paling penting bisa mendapatkan hadiah banyak untuk membeli rumah. "Jangankan beli rumah, tabungan saya untuk membeli sepeda motor pun belum bisa," katanya. Prestasi Silvi memang belum seberapa. Namanya masuk pelatnas saja baru Juli lalu. Sebelumnya, dia bergabung di Jaya Raya dan tak pernah ikut pertandingan luar negeri. Toh, itu bukan halangan. Kalau dia makin jago, duit pun bakal segera menggunung. Bukan mustahil, kerja kerasnya itu bisa manghasilkan uang untuk membeli rumah pinjaman dari Ciputra-bos PB Jaya Raya, klub Silvi-di Cikupa, Tangerang, yang kini ditempati kedua orang tuanya.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Penghargaan

Mahathir Mohamad, Aburizal Bakrie, dan Arifin Panigoro

Buku

Karet Gelang di Jempol Hamsad

Berhenti untuk Meneguk Kopi

Catatan Pinggir

Emak

Indonesiana

'Amrozi' Membajak Bus

Layar

Mengingat dan Melupakan 11 September

Bianglala Berwarna Hitam

Keraguan Menghapus Dosa

Seni Rupa

Banjir Kritik Berlimpah Sponsor

Metamorfosis Sebuah Gudang

Tari

Merindu Ibu, Menggelundung Batu

TEMPO|interaktif

Olahraga

Mancini Tegaskan City Pantas di Puncak

Nasional

Cici Tegal Ingin Kasusnya Cepat Tuntas

Nasional

Taufiq Kiemas Minta FPI Hormati Kearifan Lokal Dayak

Nasional

Tak Mau Kecolongan, Sejumlah Penjara Ditambah CCTV

Olahraga

CAF Sumbang US$150.000 untuk Korban Tragedi Mesir

Nasional

Umar Patek Tak Dijerat Undang-Undang Terorisme

Nasional

Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa

Olahraga

Valencia Petik Kemenangan Pertama di 2012

Nasional

Forum Pendiri dan Deklarator buat Selamatkan Demokrat

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif